Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran dan tindak kriminal yang cenderung meningkat selama periode ini.
Anggota DPRD Balikpapan, Yusri, menekankan pentingnya kehati-hatian dalam penggunaan peralatan memasak serta pengamanan rumah saat ditinggalkan untuk ibadah di masjid.
Menurut Yusri, aktivitas memasak meningkat secara signifikan selama Ramadan, baik untuk sahur maupun berbuka. Hal ini berpotensi memicu kebakaran jika masyarakat kurang berhati-hati dalam penggunaan kompor atau gas.
Ia menegaskan bahwa kelalaian sekecil apa pun dapat berakibat fatal, sehingga langkah-langkah pencegahan harus selalu diutamakan.
“Di bulan puasa, aktivitas memasak meningkat, baik untuk sahur maupun berbuka. Potensi kebakaran juga meningkat. Itu yang penting kita jaga bersama agar tetap waspada,” kata Yusri kepada wartawan, Senin (3/3/2025).
Selain risiko kebakaran, masyarakat juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminal, terutama pencurian. Saat Ramadan, banyak rumah kosong karena pemiliknya menjalankan ibadah tarawih di masjid. Kondisi ini bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan aksi pencurian.
“Bukan hanya kebakaran, kita juga harus waspada terhadap aksi pencurian. Jangan sampai lengah saat menjalankan ibadah,” tambahnya.
Untuk mengurangi risiko tersebut, masyarakat diimbau untuk mengambil langkah-langkah pencegahan, seperti memastikan kompor dan peralatan listrik dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah, mengunci pintu dan jendela dengan baik, serta memasang sistem keamanan tambahan seperti CCTV atau lampu sensor.
Berkoordinasi dengan tetangga atau petugas keamanan lingkungan juga sangat disarankan agar keamanan tetap terjaga.
Selain itu, peran aktif warga dalam kegiatan ronda malam bisa menjadi solusi efektif dalam mencegah tindak kriminal.
Dengan adanya sistem keamanan berbasis gotong royong, masyarakat dapat lebih merasa aman dalam menjalankan ibadah Ramadan tanpa rasa khawatir.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan, diharapkan umat Muslim dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih nyaman dan tenteram. (Yud/ADV/DPRD Balikpapan)












