154 Calon Jemaah Haji Berau Siap Berangkat, Satu Gagal karena Wafat

TANJUNG REDEB – Musim haji 2025 membawa kabar gembira sekaligus duka bagi Kabupaten Berau. Sebanyak 154 calon jemaah haji (CJH) dipastikan berangkat ke Tanah Suci setelah pemerintah pusat menambah kuota. Namun, satu jemaah tidak sempat berangkat karena wafat menjelang keberangkatan.

Pada awalnya, Berau hanya mendapatkan 141 kuota dari total 221 ribu jemaah haji nasional. Namun seiring penambahan kuota sebesar lima persen secara nasional, Berau memperoleh jatah tambahan sebanyak 10 orang. Tambahan ini terdiri dari empat lanjut usia, empat penggabungan makrom, dan dua petugas haji daerah.

Menjelang akhir masa pelunasan, Berau kembali menerima tiga tambahan kuota, sebagian diambil dari sisa jatah daerah lain. Dengan begitu, total CJH Berau bertambah menjadi 154 orang. Namun, satu jemaah meninggal dunia sehingga keberangkatannya harus ditunda dan digantikan tahun depan.

“Alhamdulillah kami mendapat tambahan kuota selama tiga kali perpanjangan,” ujar Kepala Kemenag Berau, Kabul Budiono.

Para jemaah akan diberangkatkan dalam dua kelompok terbang dari Embarkasi Balikpapan menuju Madinah, Arab Saudi. Kloter pertama akan berangkat pada 10 Mei 2025 dengan membawa 150 jemaah serta dua petugas pendamping. Sementara tiga jemaah tambahan baru akan menyusul di kloter 15 pada 27 Mei 2025.

“Semua akan diberangkatkan sesuai kelompok terbang masing-masing,” tegas Kabul.

Rentang usia jemaah haji Berau tahun ini cukup mencolok. Yang termuda, Putri Radiah, baru berusia 18 tahun, sementara yang tertua adalah Halidah yang sudah berusia 89 tahun. Putri bisa berangkat karena telah memenuhi syarat minimal usia yang diatur, yakni 18 tahun atau sudah menikah.

Di sela pelepasan jemaah, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengingatkan para jemaah agar menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah. Iklim Arab Saudi yang berbeda dengan Indonesia disebutnya menjadi tantangan tersendiri bagi daya tahan tubuh.

“Semoga seluruh jemaah sehat, selamat, dan menjadi haji yang mabrur,” ucap Sri singkat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *