Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN — Di balik hiruk-pikuk aktivitas pelajar di SMA Negeri 5 Balikpapan, ada satu nama yang kini mencuri perhatian publik: Annisa Qurrota A’yun. Gadis berhijab lembut itu bukan hanya dikenal sebagai siswi berprestasi di sekolahnya, tetapi juga sebagai Runner Up I Puteri Muslimah Kalimantan Timur 2025. Kini, langkahnya semakin lebar — Annisa resmi terpilih mewakili Provinsi Kalimantan Timur di ajang Puteri Muslimah Nusantara 2025, yang akan digelar di Samarinda pada 12–15 November mendatang.
Keberhasilan Annisa menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Balikpapan. Tidak hanya karena ia membawa nama daerah di tingkat nasional, tetapi juga karena keberaniannya menjadi simbol generasi muda muslimah yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak.
Dukungan penuh datang dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan. Kepala Disporapar, Tjokorda Ratih Kusuma, menilai pencapaian Annisa bukan sekadar kemenangan personal, melainkan bukti nyata bahwa potensi pemuda Balikpapan terus tumbuh dan layak diperhitungkan.
“Annisa adalah representasi generasi muda Balikpapan yang berani menunjukkan potensi dan karakter unggul di panggung nasional. Kami berharap ia membawa bukan hanya prestasi, tapi juga nilai-nilai moral, kecerdasan, dan keislaman yang menjadi identitas seorang puteri muslimah sejati,” ujar Ratih, Selasa (7/10/2025).
Ratih menambahkan, partisipasi pelajar Balikpapan dalam ajang nasional seperti ini memperlihatkan bahwa kota ini tidak pernah kehabisan talenta. Pemerintah daerah pun terus berupaya menyediakan ruang pengembangan diri bagi anak muda — bukan hanya di bidang olahraga dan ekonomi kreatif, tetapi juga di bidang seni, budaya, dan karakter.
“Ajang seperti Puteri Muslimah Nusantara bukan sekadar lomba kecantikan. Ini adalah wadah pembentukan karakter dan penguatan identitas generasi muda muslimah yang modern, berakhlak, dan cerdas,” tambahnya.
Bagi Annisa, perjalanan ini bukan hanya soal kompetisi, tapi juga panggilan hati untuk membawa nilai-nilai positif dari kota asalnya. Ia berjanji akan menampilkan yang terbaik dan menjadikan Balikpapan sebagai inspirasi bagi peserta dari seluruh Indonesia.
“Saya merasa terhormat bisa mewakili Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan. Insya Allah saya akan berusaha sebaik mungkin dan mengangkat nilai-nilai keislaman serta budaya lokal. Dukungan masyarakat Balikpapan sangat berarti bagi saya,” ucapnya dengan senyum hangat.
Di tengah semangatnya mempersiapkan diri untuk kompetisi nasional, Annisa juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kepemudaan di lingkungan sekolah. Ia percaya bahwa kecantikan sejati lahir dari kebermanfaatan dan akhlak baik, bukan sekadar penampilan.
Langkah Annisa Qurrota A’yun adalah pengingat bahwa Balikpapan tidak hanya dikenal sebagai kota minyak, tetapi juga sebagai kota yang terus menumbuhkan generasi muda yang berdaya, berprestasi, dan berkarakter mulia.
Dari ruang kelas di SMA Negeri 5 hingga panggung nasional di Samarinda, kisah Annisa menjadi bukti bahwa cahaya prestasi bisa lahir dari mana saja — termasuk dari hati yang tulus membawa nama kotanya dengan bangga. (ADV/DPOP Balikpapan)













