Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN — Dua event unggulan Kota Balikpapan kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Balikpapan Fest dan Borneo Culture Week berhasil lolos tahap kurasi administrasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.
Kepastian ini disampaikan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, pada Rabu (15/10/2025).
“Alhamdulillah, Balikpapan kembali dipercaya. Kita baru saja mendapat pengumuman lolos kurasi administrasi untuk Balikpapan Fest 2026,” ujar Ratih dengan penuh semangat.
Ratih menjelaskan, tahapan selanjutnya adalah sesi paparan di hadapan tim Kemenparekraf yang dijadwalkan pada 31 Oktober 2025. Dari Kalimantan Timur, terdapat empat event yang berhasil menembus seleksi awal dua di antaranya berasal dari Balikpapan, sementara dua lainnya dari Kutai Timur dan Tenggarong dengan event Erau Adat Kutai.
“Dua event dari Balikpapan, dua dari daerah lain. Ini tentu kabar yang membanggakan karena menunjukkan konsistensi Balikpapan dalam menghadirkan event berkualitas,” jelasnya.
Menurut Ratih, Balikpapan Fest telah menjadi agenda tahunan unggulan yang menampilkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari seni budaya, musik, kuliner, hingga ekonomi kreatif. Sedangkan Borneo Culture Week merupakan usulan baru dari Disporapar yang mengangkat kekayaan budaya lintas daerah di Pulau Kalimantan.
“Balikpapan Fest sudah punya rekam jejak baik di tingkat nasional. Tahun depan kami ingin tampil lebih kuat dengan konsep yang lebih segar dan partisipasi komunitas yang lebih luas,” tambahnya.
Saat ini Disporapar tengah menyiapkan materi presentasi serta dokumen pendukung untuk tahapan paparan akhir. Ratih optimistis kedua event tersebut mampu menembus tahap final dan resmi masuk daftar KEN 2026, program unggulan Kemenparekraf yang menyeleksi event terbaik dari seluruh Indonesia.
“Semoga Balikpapan kembali masuk KEN 2026. Ini bukan hanya soal prestasi, tapi juga semangat membangun citra kota yang kreatif, dinamis, dan berdaya saing,” tutupnya. (yud/ADV/DPOP Balikpapan)










