Miss IIMS 2025: Ketika Kecantikan dan Otomotif Bertemu di Balikpapan

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Balikpapan kembali mencatat sejarahnya di dunia otomotif nasional.

Bukan hanya deretan mobil berkilau dan suara mesin yang memecah kesunyian arena, tapi juga langkah percaya diri para finalis Miss Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 yang menampilkan pesona, kecerdasan, dan keberanian perempuan dalam arena yang selama ini didominasi pria.

Ajang ini bukan sekadar kontes kecantikan, melainkan panggung afirmasi bagi generasi muda — terutama perempuan — untuk menunjukkan bahwa mereka juga mampu berbicara dalam bahasa mesin, adrenalin, dan inovasi.

Balikpapan, Kota Event yang Terbuka
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan, Ratih Kusuma, menyebut penyelenggaraan Miss IIMS 2025 menjadi momentum penting bagi kota yang tengah meneguhkan identitasnya sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).

“Peran kami tentu mempromosikan. Karena Balikpapan adalah kota MICE, kami terbuka bagi semua penyelenggara untuk menggelar event di sini,” ujar Ratih, Sabtu (18/10/2025) malam.

Dengan kesiapan infrastruktur, akses transportasi yang strategis, dan dukungan masyarakat, Balikpapan dinilai layak menjadi tuan rumah berbagai ajang berskala nasional.

Dan hasilnya nyata — geliat ekonomi lokal meningkat tajam.
“Transaksi sudah mencapai Rp27 miliar dari target Rp10 miliar. Artinya capaian ini lebih dari 100 persen. Ini bukti bahwa kegiatan seperti IIMS memberikan efek domino luar biasa,” terang Ratih.

Hotel, transportasi, hingga pelaku UMKM di sekitar lokasi turut merasakan manfaat langsung dari perputaran ekonomi yang diciptakan event otomotif terbesar di Indonesia itu.

Perempuan dan Otomotif: Melampaui Stereotip
Lebih dari sekadar angka, Ratih menilai bahwa IIMS juga membawa pesan sosial penting. Dunia otomotif kini bukan hanya milik kaum pria.
Melalui ajang Miss IIMS, perempuan muda Balikpapan menunjukkan bahwa mereka juga bisa menjadi navigator, teknisi, bahkan promotor di arena otomotif.

“Dunia otomotif sekarang sudah modern. Perempuan tidak hanya bisa mengendarai kendaraan, tapi juga ikut menyelenggarakan event besar. Dari sini mereka belajar banyak hal, mulai dari teknik berkendara aman hingga mengatasi kendala di lapangan,” ujarnya.

Balikpapan, Lebih dari Kota Minyak
Sebagai Ketua IMI Balikpapan selama empat tahun, Ratih menyaksikan langsung bagaimana antusiasme komunitas otomotif tumbuh pesat.
Kehadiran IIMS di Balikpapan menandakan kepercayaan besar kepada kota ini — bukan hanya sebagai pasar otomotif, tapi juga sebagai ruang berkembangnya kreativitas dan event nasional.

“Balikpapan bukan hanya kota minyak, tapi juga kota event dan kreativitas. Kami terus mempromosikan wisata seperti Pantai Manggar, wisata kuliner, hingga pusat belanja di Pentacity,” pungkas Ratih. (ADV/DPOP Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *