Kasus Risiko Tinggi Kehamilan Meningkat, Puskesmas Kariangau Dorong Optimalisasi Buku KIA Lewat Arisan Edukatif

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Puskesmas Kariangau berupaya menekan meningkatnya kasus kehamilan risiko tinggi di wilayahnya melalui program inovasi ARISAN KIA, yang dikenalkan pada Puncak Peringatan HKN ke-61 di Grand City Balikpapan, Minggu (23/11/2025).

Kepala Puskesmas Graha Indah, dr. Nur Ayu Hasanah, mengatakan bahwa meskipun angka kematian ibu tidak berada pada level tinggi, namun terjadi kecenderungan peningkatan kasus komplikasi kehamilan pada tahun 2025. Kondisi ini mendorong puskesmas melakukan pendataan mendalam.

“Kami menemukan cukup banyak ibu hamil dengan risiko seperti KEK, anemia, hipertensi, diabetes, obesitas, hingga masalah mental. Kondisi ini sangat berpengaruh pada keselamatan ibu dan kesehatan bayi,” jelasnya.

Dia memaparkan bahwa beberapa kasus terjadi akibat penanganan terlambat atau minimnya pemahaman ibu hamil terhadap kondisi kehamilannya.

Menurutnya, hal ini berhubungan erat dengan kurangnya pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), padahal pemerintah telah merevisinya berulang kali untuk mempermudah pemahaman masyarakat.

“Masalahnya bukan hanya pada ibu, tapi juga di tenaga kesehatan. Jika mereka belum memahami Buku KIA secara menyeluruh, penyampaian ke masyarakat pun tidak maksimal,” ujarnya.

Untuk menjawab persoalan tersebut, inovasi ARISAN KIA hadir sebagai metode edukasi ringan namun efektif. Melalui konsep arisan dan permainan, ibu hamil diharapkan lebih tertarik membuka dan mempelajari Buku KIA.

“Nanti bisa dibuat games dan doorprize agar lebih seru. Ini baru inisiasi, tapi kami melihat potensi besar untuk dikembangkan menjadi program rutin,” katanya.

Program tersebut akan diintegrasikan dalam kelas ibu hamil bulanan, sehingga pesan kesehatan dapat diterima lebih interaktif dan menyenangkan. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *