Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Balikpapan melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah proyek pembangunan di Kota Balikpapan, di antaranya SD Negeri 022 di Balikpapan Timur dan kawasan olahraga terpadu di belakang Gedung Kesenian Balikpapan Selatan.
Anggota Pansus LKPJ DPRD Balikpapan, Budiono, mengatakan secara kualitas pembangunan SD Negeri 022 dinilai sudah memenuhi standar. Namun, ia menyoroti lokasi sekolah yang dinilai terlalu jauh dari permukiman warga.
“Pembangunannya saya lihat kualitasnya bagus, standar sudah memenuhi. Cuma yang jadi persoalan, sekolah itu jauh dari permukiman warga,” kata Budiono saat ditemui usai peninjauan, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut membuat para orang tua harus bekerja ekstra untuk mengantar anak-anak mereka ke sekolah karena akses menuju lokasi masih cukup jauh dan kawasan sekitar belum padat penduduk.
Ia menilai pembangunan fasilitas pendidikan seharusnya mempertimbangkan aksesibilitas masyarakat, termasuk ketersediaan transportasi umum menuju sekolah.
“Harusnya ketika membangun sekolah juga dipikirkan transportasi massal atau akses jalannya, karena kawasan itu masih sepi penduduk,” ujarnya.
Selain meninjau sekolah, Pansus LKPJ juga mengecek Taman Kawasan Olahraga Terpadu (KOT) di sekitar Gedung Kesenian, Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan Selatan. Pembangunan kawasan olahraga terpadu tersebut menjadi sorotan lantaran telah menerima alokasi anggaran besar dalam dua tahun terakhir, namun hingga kini belum dapat dimanfaatkan masyarakat.
Budiono menyebut pada 2024 proyek tersebut dianggarkan sekitar Rp8,5 miliar dan kembali mendapat tambahan lebih dari Rp10 miliar pada 2025. Bahkan, pada tahun depan direncanakan kembali mendapat usulan anggaran lebih dari Rp20 miliar.
“Faktanya sampai hari ini kawasan olahraga terpadu itu belum bisa dipergunakan. Tentu ini akan kami evaluasi,” tegasnya.
Ia menjelaskan, kawasan tersebut awalnya dirancang sebagai lokasi pelaksanaan upacara dan kegiatan besar pemerintah daerah agar tidak lagi bergantung pada fasilitas milik Pertamina.
Dalam kunjungan tersebut, Pansus LKPJ juga meninjau sejumlah proyek lain seperti pembangunan Puskesmas Sepinggan Baru serta proyek drainase di kawasan MT Haryono dan Gunung Samarinda. DPRD memastikan seluruh proyek yang menggunakan anggaran daerah akan dievaluasi untuk melihat efektivitas dan manfaatnya bagi masyarakat. (ADV/DPRD Balikpapan)













