Proyek SMPN 27 Memperkuat Upaya Pemerataan Akses Pendidikan di Balikpapan

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Aminuddin, menilai keberadaan SMP Negeri 27 akan menambah daya tampung peserta didik di Balikpapan.

Infrastruktur pendidikan yang baru ini juga sedikit-banyak mampu mengakomodir tingginya minat warga untuk mengakses sekolah negeri saban tahunnya.

Sesuai proyeksi, SMPN 27 akan memiliki 24 ruang kelas yang masing-masing mampu menampung hingga 32 siswa. Jadi, sekolah pemerintah ini akan berdaya tampung hingga 768 siswa untuk tiga angkatan.

“Sekolah ini akan membantu masyarakat yang ingin anaknya bersekolah di sekolah negeri,” kata Aminuddin, usai meninjau lokasi proyek SMPN 27, Kamis (7/11/2024).

Aminuddin mengapresiasi pengerjaan proyek yang melibatkan sekitar 100 tenaga kerja itu demi memenuhi target penyelesaian pada 28 Desember 2024. Namun demikian, ia mengingatkan pelaksana proyek agar tidak lalai memperhatikan keluhan warga sekitar atas dampak hiruk-pikuk dan kebisingan aktivitas pengerjaan.

“Kami memahami proyek ini memiliki tenggat yang ketat, tetapi keluhan warga harus tetap diperhatikan,” sebutnya.

Tindakan responsif terhadap keluhan menjadi penting guna menciptakan suasana harmonis antara pembangunan dan keberlangsungan aktivitas masyarakat. Menurutnya, pendekatan dialogis dengan warga akan menjadi langkah strategis untuk memastikan pembangunan tetap berjalan tanpa menjadi kendala bagi semua pihak.

Selain itu, sempat juga muncul kekhawatiran mengenai dampak lingkungan atas penempatan bangunan sekolah.

“Oleh karena itu, kami mendorong pemerintah kota untuk bersikap terbuka dengan masyarakat,” tambahnya.

Namun demikian, Dewan menegaskan bahwa lokasi pembangunan telah melalui berbagai kajian kelayakan yang memastikan bahwa proyek ini memenuhi unsur keamanan.

“Lokasi pembangunan sudah berdasarkan studi kelayakan. Kami pastikan semua aspek telah dipertimbangkan agar pembangunan tidak menimbulkan masalah lingkungan,” jelasnya.

Komisi IV DPRD Balikpapan mengharapkan keberadaan SMPN 27 menjadi opsi tambahan bagi masyarakat untuk mengakses sekolah negeri. Selain juga memperkuat upaya pemerataan akses pendidikan di kota Balikpapan. (yor/Adv/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *