Disporapar Balikpapan Dorong Kewirausahaan Pemuda Lewat Sosialisasi Tahun 2025

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Dalam upaya meningkatkan semangat dan keterampilan kewirausahaan di kalangan generasi muda, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan menyelenggarakan Sosialisasi Kewirausahaan Pemuda Tahun 2025 pada Sabtu, 3 Mei 2025, di Hotel Zurich Balikpapan. Mengusung tema “Menjadi Wira Muda Kreatif, Inovatif, dan Mandiri,” kegiatan ini diikuti oleh puluhan pemuda dari berbagai latar belakang.

Kepala Disporapar Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem wirausaha yang kondusif bagi generasi muda.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan jejaring para pemuda, sehingga mereka mampu menciptakan ide usaha yang inovatif serta berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah,” kata Ratih dalam sambutannya.

Ratih juga menekankan bahwa wirausaha muda berperan strategis dalam menggerakkan sektor usaha kecil dan menengah (UKM) yang menjadi pilar ekonomi daerah.

Acara ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk pelaku usaha sukses, akademisi, dan perwakilan lembaga pendukung kewirausahaan. Materi yang disampaikan meliputi strategi memulai usaha, manajemen bisnis, pemasaran digital dan akses permodalan.

Peserta juga berkesempatan berdiskusi interaktif dengan para narasumber, menggali pengalaman langsung, serta mendapatkan motivasi untuk mengembangkan usaha.

Disporapar berharap melalui kegiatan ini, para pemuda dapat lebih siap menghadapi tantangan dunia usaha, memiliki keberanian untuk merealisasikan ide-ide inovatif, serta meningkatkan daya saing di tingkat lokal hingga nasional.
“Kegiatan serupa akan terus kami lakukan sebagai bagian dari program pemberdayaan pemuda, sehingga Balikpapan memiliki generasi wirausaha muda yang tangguh dan inovatif,” ujar Ratih.

Dengan berlanjutnya program ini, Pemkot Balikpapan optimistis dapat mencetak wirausahawan muda yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi daerah. (ADV/Diskominfo Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *