Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) kembali menggelar Balikpapan Fest 2025, ajang budaya dan kreativitas yang menjadi salah satu dari 110 Karisma Event Nusantara (KEN) mewakili Kalimantan Timur di tingkat nasional.
Event ini dijadwalkan berlangsung pada 6–9 November 2025 di Balikpapan Sport and Convention Center (Dome), dengan target kunjungan antara 22.000 hingga 40.000 pengunjung serta potensi pendapatan mencapai Rp5 miliar.
Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma, menjelaskan bahwa selain menjadi agenda budaya, Balikpapan Fest kini menjadi magnet ekonomi bagi pelaku UMKM, seniman, dan komunitas kreatif di kota minyak tersebut.
“Balikpapan Fest bukan sekadar pertunjukan seni, tapi ruang ekonomi kreatif yang membuka peluang usaha bagi ribuan pelaku lokal,” ujarnya dalam konferensi pers di Atrium Plaza Balikpapan, Senin (3/11/2025).
Tahun ini, Disporapar melibatkan 2.794 talent, 41 komunitas seni dan olahraga, serta 120 tenant kuliner, kriya, dan produk kreatif. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan memperkuat perputaran ekonomi lokal sekaligus mempromosikan Balikpapan sebagai destinasi wisata kota global.
Dengan mengusung tema “Harmoni Nusantara”, Balikpapan Fest menampilkan perpaduan budaya Indonesia dengan sentuhan khas Kalimantan Timur dari pesisir, pedalaman, hingga keraton.
Ratih mengatakan, semangat kolaboratif itu juga tergambar dalam logo berbentuk tiga batu bertumpuk, melambangkan filosofi “ringan sama dijinjing, berat sama dipikul”.
“Dari 2020 hingga 2025, Balikpapan Fest selalu lolos kurasi KEN nasional. Untuk 2026 bahkan sudah lolos administrasi awal,” tambahnya dengan bangga.
Selama empat hari penyelenggaraan, berbagai agenda akan memeriahkan festival, mulai dari seremoni pembukaan dan penampilan artis nasional, fashion show Duta Wisata Indonesia berkolaborasi dengan APPMI Kaltim dan Eta Model Bhayangkari, hingga konser Dewa 19 dan Balikpapan Fest Fun Point Run yang diikuti 1.300 pelari dari berbagai daerah.
“Melalui event ini, kami ingin menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Balikpapan di peta pariwisata nasional,” tutup Ratih. (yud/ADV/DPOP Balikpapan)







