Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Belakangan ini aksi pencurian air yang dilakukan oleh orang tak bertanggungjawab tentu merugikan pihak Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) atau PDAM. Sebab dari aksi pencurian tersebut dapat mengganggu pasokan air bersih ke pelanggan. Apalagi saat ini PTMB tengah fokus dalam memberikan pelayanan prima terhadap para pelanggannya.
Guna mengatasi hal tersebut, PTMB telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan terhadap pencurian air. Satgas ini nantinya akan melakukan pemetaan titik dimana saja air yang dicuri, termasuk melacak pelakunya.
“Memang kasus pencurian air PDAM mulai marak terjadi, khususnya di wilayah Kampung Baru, Balikpapan Barat,” kata Staf Ahli Humas PTMB, Adelina ketika diwawancarai wartawan pada Jumat (5/7/2024).
Ia menjelaskan bahwa banyak pelanggan yang komplain ke PDAM Balikpapan karena airnya tidak mengalir, sehingga pihaknya meminta petugas untuk melakukan pengecekan. Ternyata didapati bahwa pipa pelanggan tersebut ada yang dilubangi.
Untuk mengatasi permasalahan ini, lanjut Adelina, dalam waktu dekat ini pihaknya akan bekerjasama dengan pihak terkait, serta membentuk tim satuan pengawasan.
“Kami berharap dengan adanya tim satuan pengawasan ini, nantinya pencurian air dapat kita mitigasi. Selain itu, PDAM akan melakukan sosialisasi kepada para pelanggan dalam waktu dekat ini,” terangnya.
Dia menyampaikan bahwa pihaknya juga akan menjalin komunikasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak para oknum yang melakukan pencurian air, karena hal itu merupakan perbuatan ilegal.
“Jadi banyak pipa pelanggan yang dilubangi oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Sehingga PDAM melakukan perbaikan kepada pipa pelanggan. Karena pipa yang belum sampai ke meteran air itu merupakan tanggung jawab PDAM. Tapi setelah meteran itu tanggung jawab pelanggan,” pungkasnya.
Dengan adanya upaya ini, diharapkan pencurian air dapat diminimalisir dan pasokan air bersih ke pelanggan dapat berjalan lancar tanpa gangguan. (mdy)







