Proyek Rumah Sakit Balikpapan Barat Tertunda, Dinkes Fokus Selesaikan Administrasi

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Balikpapan Barat yang telah direncanakan sejak beberapa waktu lalu, masih menemui berbagai hambatan. Meski anggaran sebesar Rp106 miliar telah disiapkan, proyek ini belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Salah satu faktor utama keterlambatan adalah masalah administrasi yang masih dalam tahap pembahasan internal pemerintahan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan, Alwiati, menyampaikan bahwa meskipun pembangunan fisik belum dimulai, pihaknya masih dalam proses menyelesaikan tahapan administratif yang sangat penting untuk kelancaran proyek ini. Menurutnya, hambatan administrasi ini yang menyebabkan keterlambatan proyek, meski seluruh pihak tetap berkomitmen untuk menyelesaikan rumah sakit tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pembangunan rumah sakit Balikpapan Barat masih berjalan, dan sementara masih dirapatkan, masalahnya apa sih yang bikin telat,” ujar Alwiati saat ditemui wartawan pada Selasa (15/4/2025).

Alwiati menambahkan bahwa Dinkes hanya berperan sebagai pengguna anggaran dalam proyek ini, sementara pelaksanaan teknisnya berada di tangan pihak lain. Oleh karena itu, untuk rincian teknis terkait keterlambatan atau progres fisik, pihaknya menyarankan agar media atau masyarakat langsung menghubungi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atau Pimpinan Proyek (Pimpro) yang lebih berkompeten dalam memberikan penjelasan.

Terkait dengan kemungkinan sanksi bagi kontraktor yang dianggap tidak profesional dan menyebabkan keterlambatan, Alwiati menyatakan bahwa sanksi tersebut memang sesuai dengan aturan yang ada. Jika kontraktor terbukti melanggar ketentuan, mereka bisa saja masuk dalam daftar hitam atau blacklist.

“Tentu, kalau secara aturan ya harusnya diblacklist. Rencana kita tetap dijalankan sesuai dengan aturan,” tegasnya.

Namun demikian, hingga kini, belum ada kejelasan kapan proyek RS Balikpapan Barat dapat benar-benar selesai. Padahal, keberadaan rumah sakit ini sangat penting untuk meningkatkan layanan kesehatan di kawasan Balikpapan Barat yang selama ini kekurangan fasilitas kesehatan memadai.

Masyarakat pun semakin menantikan kelanjutan proyek ini, mengingat RS Balikpapan Barat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan layanan kesehatan yang kian mendesak di wilayah tersebut. Warga berharap agar pemerintah segera mengambil langkah tegas dan memastikan pembangunan rumah sakit ini segera selesai agar pelayanan kesehatan di kawasan tersebut dapat semakin baik dan tidak ada lagi penundaan yang berlarut-larut.

Dengan anggaran yang sudah tersedia, harapan besar tertuju pada kelancaran proses administrasi dan segera dimulainya pembangunan fisik rumah sakit, demi memberikan layanan kesehatan yang lebih baik untuk masyarakat Balikpapan Barat. (ADV/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru