Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali, menyatakan pentingnya penambahan unit mobil tangga guna mendukung upaya penyelamatan, terutama di gedung-gedung bertingkat yang semakin banyak di kota ini. Dengan berkembangnya jumlah bangunan tinggi di Balikpapan, kebutuhan akan peralatan penyelamatan yang memadai menjadi semakin mendesak.
Usman mengungkapkan bahwa sebagian besar unit mobil tangga yang dimiliki BPBD saat ini sudah cukup tua, dengan beberapa unit berusia hampir 20 tahun. Hal ini mengakibatkan penurunan efektivitas alat pemadam kebakaran yang sangat vital dalam situasi darurat. Terlebih lagi, BPBD beberapa kali menghadapi kebakaran di gedung bertingkat tinggi yang membutuhkan mobil tangga sebagai salah satu peralatan utama dalam upaya penyelamatan.
“Kita upayakan ada satu unit lagi, karena mobil tangga yang ada sekarang umurnya hampir 20 tahun,” kata Usman pada Selasa (15/4/2025).
Ia juga berharap agar dalam waktu dekat, pengadaan mobil tangga baru bisa segera terealisasi guna mempercepat respon terhadap situasi darurat dan meningkatkan efisiensi tugas pemadaman serta penyelamatan.
Seiring dengan bertumbuhnya jumlah gedung lebih dari 10 lantai di Kota Balikpapan, kebutuhan akan peralatan pemadam kebakaran yang memadai semakin tak terelakkan. Usman menekankan bahwa, dalam situasi kebakaran gedung tinggi, mobil tangga menjadi alat utama yang diperlukan untuk menyelamatkan penghuni gedung yang terjebak di lantai atas.
“Kalau ada sesuatu, minimal sifatnya dalam rangka penyelamatan, kita bisa cepat lah,” imbuhnya.
Usman juga menjelaskan bahwa meskipun untuk tahun 2025 jumlah unit kendaraan pemadam kebakaran yang ada masih dianggap cukup, namun ke depan, jika ada penambahan pos pemadam kebakaran, penambahan unit mobil tangga juga harus dipertimbangkan.
BPBD Balikpapan saat ini memiliki sekitar 25 unit kendaraan pemadam kebakaran yang tersebar di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, sekitar 15 hingga 18 unit aktif bergerak saat terjadi kebakaran, sementara sisanya tetap siaga di pos untuk merespons jika terjadi kebakaran di lokasi lain.
Usman memperkirakan bahwa untuk memenuhi kebutuhan pelayanan di masa depan, jika ada pos-pos baru yang dibangun, penambahan unit kendaraan pemadam kebakaran diperlukan. Ia menyarankan agar sekitar 6 hingga 9 unit tambahan disiapkan.
“Kalau pun nanti suatu saat akan ditambah, kita paling tidak bisa menambah 6-9 unit atau 10 unit untuk kebutuhan kota Balikpapan. Tapi itu dengan catatan adanya pos-pos baru,” jelas Usman.
Namun, penambahan unit kendaraan tidak cukup tanpa adanya penambahan personel. Usman menegaskan bahwa setidaknya tiga pos tambahan memerlukan sekitar 60 orang personel baru untuk memastikan kesiapan dan respons yang cepat dalam situasi darurat.
“Jadi ini perlu diperhatikan banget,” tegas Usman.
Melalui pernyataan ini, Usman menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat infrastruktur dan sumber daya di BPBD Balikpapan agar lebih siap dalam menghadapi berbagai potensi bencana kebakaran. Penambahan unit mobil tangga dan personel diharapkan dapat meningkatkan kemampuan respon tim pemadam kebakaran, terutama dalam situasi darurat yang terjadi di gedung-gedung bertingkat tinggi di Balikpapan. (ADV/Diskominfo Balaikpapan)







