Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Palopo melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Balikpapan dalam rangka studi komparatif terkait pengelolaan Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum).
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pansus II DPRD Kota Palopo, AKP (Purn) Siliwadi, dan disambut oleh Staf Humas dan Protokol DPRD Kota Balikpapan, Abdi Wardhana.
Dalam pernyataannya, Siliwadi menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari tugas pansus dalam membandingkan pengelolaan ketertiban umum, khususnya oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Kota Palopo dengan Kota Balikpapan.
“Balikpapan kami pilih sebagai lokasi studi karena dianggap memiliki pengelolaan yang sangat baik dalam hal ketertiban umum, termasuk penertiban bangunan liar dan penegakan peraturan daerah. Kami ingin mempelajari dan membawa pulang ilmu yang bisa diterapkan di Palopo,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (3/7/2025).
Menurut Siliwadi, hasil pengamatan selama kunjungan menunjukkan bahwa Balikpapan memiliki sistem pengelolaan yang sangat tertata dan efektif. Hal ini terlihat baik dari aspek ketertiban umum.
Tak hanya itu, lanjut dia bahwa dalam kunjungan sebelumnya, pihaknya banyak belajar tentang tata kelola sampah yang melibatkan peran aktif masyarakat dan inovasi bank sampah. Itu menjadi inspirasi bagi kami di Palopo.
“Pengelolaan sampah di Balikpapan juga sangat luar biasa. Ini menjadi bagian penting dari pembahasan kami di pansus, karena menyangkut persoalan lingkungan hidup dan penegakan perda di daerah,” tambahnya.
Menanggapi kunjungan tersebut, Staf Humas dan Protokol DPRD Kota Balikpapan, Abdi Wardhana, menyampaikan apresiasi atas ketertarikan DPRD Palopo terhadap sistem yang diterapkan di Balikpapan.
“Kami menyambut baik kedatangan Pansus II DPRD Kota Palopo. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk saling berbagi informasi dan pengalaman dalam upaya peningkatan pelayanan publik, khususnya dalam bidang ketertiban umum dan pengelolaan lingkungan,” ujar Abdi.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan Trantibum dan lingkungan di Balikpapan tidak lepas dari sinergi antarinstansi dan dukungan masyarakat.
“Kolaborasi antara Satpol PP, serta partisipasi aktif warga menjadi kunci utama keberhasilan program-program kami. Harapannya, semangat yang sama juga bisa diterapkan di daerah lain, termasuk Palopo,” pungkasnya. (yud/ADV/DPRD Balikpapan)









