Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) tengah berencana membangun venue kolam renang berstandar nasional. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat infrastruktur olahraga daerah sekaligus mendukung pembinaan atlet berprestasi.
Kepala Disporapar Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan bahwa pembangunan sarana olahraga ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menyediakan fasilitas latihan yang representatif dan sesuai standar kejuaraan nasional.
“Renang ini memiliki potensi besar karena dalam setiap kejuaraan, atlet Balikpapan kerap meraih prestasi. Jadi, sudah seharusnya kita memiliki fasilitas yang memadai untuk pembinaan,” ujar Ratih kepada wartawan, Jumat (10/10/2025).
Menurut Ratih, tahapan pembangunan saat ini masih berada pada tahap perencanaan awal. Disporapar tengah melakukan kajian lokasi dan memastikan lahan yang akan digunakan untuk memenuhi ketentuan tata ruang dan regulasi.
“Kita pastikan dulu areanya clear. Setelah penentuan tempat sudah sesuai regulasi, baru bisa kita usulkan pembangunannya ke tahap selanjutnya,” jelasnya.
Ratih menambahkan, hingga kini belum ada keputusan final mengenai lokasi pembangunan. Namun pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyesuaikan kebutuhan dan ketersediaan lahan.
“Saya belum menerima informasi di mana lokasinya. Namun wacana ini sudah lama kita dorong karena memang menjadi kebutuhan mendesak bagi para atlet,” tambahnya.
Selama ini, atlet renang Balikpapan harus berlatih di beberapa lokasi yang tersebar, seperti Kolam Renang Mulawarman milik Kodam VI/Mulawarman, beberapa kolam renang di hotel-hotel, serta area Pantai Manggar. Kondisi tersebut dinilai kurang ideal untuk pembinaan jangka panjang maupun pelaksanaan kompetisi resmi.
Menurutnya, dengan adanya kolam renang berstandar nasional, diharapkan Balikpapan tak hanya menjadi kota dengan fasilitas olahraga yang lengkap, tetapi juga mampu menjadi tuan rumah berbagai ajang kejuaraan tingkat daerah hingga nasional.
“Kalau fasilitasnya sudah memadai, kita bisa adakan event-event nasional. Ini juga bisa berdampak pada sektor lain seperti pariwisata dan ekonomi lokal,” ungkap Ratih.
Ratih menegaskan, pembangunan fasilitas olahraga seperti kolam renang ini bukan hanya investasi bagi dunia olahraga, tetapi juga bagi generasi muda Balikpapan.
“Kami ingin anak-anak muda punya akses terhadap sarana latihan yang layak, supaya minat dan prestasi mereka bisa terus tumbuh,” pungkasnya. (yud/ADV/DPOP Balikpapan)







