Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – SD Negeri (SDN) 022 Balikpapan Timur telah siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar dan menerima peserta didik baru. Namun, di balik kesiapan tersebut, sekolah masih menghadapi persoalan mendasar berupa belum tersedianya akses air bersih.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, mengatakan persoalan tersebut menjadi keluhan yang banyak disampaikan masyarakat, khususnya para orang tua siswa. Menurutnya, kebutuhan air bersih merupakan fasilitas dasar yang harus segera dipenuhi agar aktivitas belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.
“Keluhan yang paling banyak kami terima dari masyarakat maupun wali murid adalah belum tersedianya air bersih di sekolah tersebut,” ujar Gasali kepada wartawan, Senin (20/7/2026).
Gasali menjelaskan, kendala utama yang dihadapi saat ini adalah belum tersambungnya jaringan distribusi air bersih dari Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) ke lokasi SDN 022 Balikpapan Timur.
Akibatnya, kebutuhan air bersih di sekolah masih dipenuhi melalui pasokan air menggunakan tandon atau distribusi air dari luar sebagai solusi sementara.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlangsung lama karena keberadaan air bersih sangat penting untuk menunjang aktivitas siswa maupun tenaga pendidik di lingkungan sekolah.
Komisi IV DPRD Balikpapan pun mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama pihak sekolah untuk segera berkoordinasi dengan instansi terkait agar penyediaan jaringan air bersih dapat segera direalisasikan.
Selain persoalan air bersih, Gasali juga mengungkapkan masih terdapat sejumlah sarana dan prasarana pendukung lainnya yang perlu dilengkapi. Ia berharap seluruh kekurangan tersebut dapat segera dituntaskan sehingga SDN 022 Balikpapan Timur dapat memberikan pelayanan pendidikan yang optimal bagi para siswa. (ADV/DPRD Balikpapan)







