Lintaskaltim.com, BERAU — Keluhan wisatawan terkait lemahnya jaringan telekomunikasi di sejumlah destinasi unggulan Berau menjadi perhatian serius DPRD Berau.
Gangguan sinyal ini muncul di tengah tingginya kunjungan wisatawan selama musim libur Lebaran.
Infrastruktur komunikasi yang belum stabil dinilai sangat menghambat aktivitas para pelancong di lapangan.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, mendorong penguatan jaringan melalui pemasangan Base Transceiver Station (BTS).
Infrastruktur pendukung yang memadai seharusnya selalu sejalan dengan meningkatnya kunjungan wisatawan saat libur panjang.
“Ini menjadi perhatian serius. Banyak wisatawan mengeluhkan sulitnya akses internet, terutama saat berada di destinasi wisata. Padahal, kebutuhan komunikasi dan transaksi digital saat ini sangat penting,” ujarnya, Rabu (26/3/2026).
Ketersediaan jaringan yang baik berpengaruh besar terhadap kenyamanan wisatawan selama berlibur.
Hal ini juga berdampak langsung pada citra Kabupaten Berau sebagai tujuan wisata kelas dunia.
Destinasi populer seperti Derawan dan Maratua sangat membutuhkan koneksi internet yang lancar dan stabil setiap saat.
Gideon menegaskan pemerintah daerah perlu berkoordinasi intensif dengan pihak penyedia layanan telekomunikasi.
Langkah konkret diperlukan untuk segera melakukan penguatan jaringan di titik-titik strategis.
Penambahan kapasitas jaringan yang sudah ada menjadi kebutuhan mendesak untuk memenuhi ekspektasi pengunjung.
“Perlu ada langkah konkret, baik itu penambahan BTS maupun peningkatan kapasitas jaringan yang sudah ada. Jangan sampai wisatawan merasa tidak nyaman hanya karena persoalan sinyal,” tegas Gideon.
DPRD juga mendorong adanya pemetaan wilayah blank spot secara menyeluruh di seluruh kawasan wisata.
Pemetaan ini bertujuan agar penanganan masalah jaringan dapat dilakukan secara tepat sasaran dan efisien.
Langkah ini diyakini akan membuat pengembangan sektor pariwisata Berau berjalan lebih optimal.
Jaringan yang kuat dan merata akan memberikan pengalaman berlibur yang jauh lebih baik bagi wisatawan.
Hal tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat lokal di sekitar objek wisata.
“Kalau jaringan sudah kuat dan merata, tentu akan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi wisatawan. Ini juga akan berdampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat lokal,” pungkasnya. (ADV/DPRD BERAU)











