Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan memastikan akan mengawal kelanjutan pembangunan Puskesmas Muara Rapak, Balikpapan Utara, yang mengalami penundaan pada tahun anggaran 2026 akibat pemangkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Ryan Indra Saputra, menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap rencana kelanjutan proyek tersebut agar dapat segera direalisasikan.
Menurutnya, kondisi saat ini cukup memprihatinkan karena bangunan lama puskesmas telah lebih dahulu dibongkar sebagai bagian dari rencana rekonstruksi. Namun hingga kini, pembangunan fisik belum kembali berjalan akibat keterbatasan anggaran.
“Kami akan terus mengawal dan memastikan proyek ini tidak berhenti terlalu lama. Jangan sampai kondisi ini berdampak pada pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya pada Selasa (7/4/2026).
Ryan menilai, Pemerintah Kota Balikpapan perlu segera mengambil langkah konkret untuk melanjutkan pembangunan, baik melalui penganggaran ulang, pergeseran anggaran, maupun skema alternatif lainnya.
Ia menekankan bahwa sektor kesehatan merupakan layanan dasar yang tidak boleh terdampak terlalu lama oleh kebijakan efisiensi anggaran.
Dia juga mengingatkan, wilayah Balikpapan Utara memiliki pertumbuhan penduduk yang cukup pesat, sehingga kebutuhan terhadap fasilitas layanan kesehatan semakin meningkat. Karena itu, keberadaan Puskesmas Muara Rapak dinilai sangat strategis dalam menunjang pelayanan kesehatan masyarakat setempat.
Selain itu, Ryan meminta agar dinas terkait dapat memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal selama proses pembangunan belum rampung. Menurutnya, optimalisasi fasilitas sementara maupun pengalihan layanan ke puskesmas terdekat perlu dipersiapkan secara matang agar masyarakat tidak mengalami kesulitan akses layanan kesehatan.
“Jangan sampai masyarakat harus menempuh jarak lebih jauh atau mengalami antrean panjang hanya karena fasilitas ini belum tersedia. Ini yang harus diantisipasi,” tegasnya.
Dirinya menambahkan, DPRD melalui Komisi IV juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kota guna memantau perkembangan perencanaan anggaran ke depan, termasuk kemungkinan pengalokasian kembali pada perubahan APBD maupun tahun anggaran berikutnya.
“Pengawasan akan terus kami lakukan agar proyek ini bisa segera dilanjutkan dan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat tetap terpenuhi,” tutupnya. (ADV/DPRD Balikpapan)













