Dugaan Isu Pengoplosan Pertamax, Dewan Jadwalkan Sidak ke SPBU

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Isu dugaan pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di Balikpapan terus menjadi sorotan berbagai pihak, termasuk Komisi II DPRD Kota Balikpapan. Meskipun Pertamina telah membantah adanya praktik oplosan, Komisi II DPRD tetap akan mendalami kebenaran informasi yang beredar di masyarakat.

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap isu yang berkembang. “Kami akan kroscek langsung apakah ini benar terjadi atau hanya spekulasi,” kata Fauzi kepada wartawan, Senin (3/3/2025).

Menurutnya, dugaan praktik oplosan ini lebih banyak mengarah ke tingkat pengecer dibandingkan SPBU resmi. Oleh karena itu, klarifikasi dari Pertamina serta koordinasi dengan aparat terkait menjadi langkah penting untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam distribusi BBM.

Untuk menindaklanjuti isu ini, Komisi II DPRD berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU di Balikpapan. Selain itu, DPRD juga akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak Pertamina guna meminta penjelasan resmi terkait dugaan oplosan ini.

Fauzi menambahkan bahwa jika nantinya ditemukan bukti kuat adanya pengoplosan BBM, pihaknya akan merekomendasikan tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

“Kami tidak ingin ada praktik ilegal yang merugikan masyarakat, apalagi menyangkut BBM yang merupakan kebutuhan vital,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi dan tidak mudah percaya pada berita yang belum terverifikasi. “Kami akan terus memantau perkembangan isu ini dan memastikan distribusi BBM di Balikpapan berjalan sesuai aturan,” tuturnya.

Dengan maraknya isu ini, DPRD Balikpapan berkomitmen untuk mengusut kebenarannya demi melindungi kepentingan masyarakat. (Yud/ADV/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *