Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan terus berupaya menghidupkan sektor pariwisata daerah melalui berbagai kegiatan promosi dan hiburan masyarakat. Salah satu program unggulan yang kini menjadi agenda rutin ialah “Pesona Balikpapan”, kegiatan seni dan budaya yang digelar di kawasan wisata Pantai Manggar Segarasari.
Sekretaris Disporapar Kota Balikpapan, Abdul Majid, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan, melainkan juga sarana untuk mempromosikan potensi lokal dan meningkatkan kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.
“Pesona Balikpapan ini bagian dari strategi kami untuk memperkuat daya tarik Pantai Manggar. Setiap gelaran menghadirkan kolaborasi antara sanggar tari, komunitas musik, hingga pelaku UMKM yang menjajakan produk khas Balikpapan,” jelas Majid kepada wartawan, Senin (13/10/2025).
Majid mengungkapkan, kegiatan tersebut mendapatkan respon positif dari masyarakat dan wisatawan. Bahkan, sejak rutin digelar, terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah pengunjung setiap akhir pekan.
“Dampaknya cukup terasa, terutama pada sektor retribusi daerah. Hingga September 2025, realisasi pendapatan retribusi di Pantai Manggar sudah mencapai Rp5 miliar atau sekitar 60 persen dari target Rp7 miliar,” ujarnya.
Ia optimistis target tersebut bisa tercapai menjelang akhir tahun, seiring dengan meningkatnya aktivitas wisata dan semakin banyaknya event yang digelar di lokasi tersebut.
Menurut Majid, pola promosi berbasis event tourism seperti ini terbukti efektif dalam menarik minat wisatawan sekaligus menggairahkan ekonomi lokal.
“Ketika kunjungan meningkat, otomatis sektor UMKM di sekitar pantai juga ikut berkembang. Ada penjual kuliner, penyedia wahana permainan, hingga penyewaan fasilitas yang turut merasakan dampak positifnya,” tambahnya.
Selain fokus pada kegiatan hiburan, Disporapar juga memperhatikan aspek kenyamanan dan infrastruktur pendukung di kawasan wisata. Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah pembangunan ground tank atau tempat penampungan air bawah tanah untuk menunjang operasional dan kebersihan area wisata.
“Kalau anggarannya memungkinkan, fasilitas ini akan segera kami realisasikan. Air bersih itu vital untuk mendukung layanan umum dan kegiatan wisata di lapangan,” terang Majid.
Ke depan, pihaknya juga berencana memperluas konsep “Pesona Balikpapan” agar tak hanya berfokus di Pantai Manggar, melainkan dapat digelar bergilir di lokasi wisata lain seperti Pantai Lamaru, Hutan Lindung Sungai Wain, maupun kawasan Kampung Wisata Teritip.
“Kami ingin agar kegiatan promosi pariwisata tidak hanya terpusat di satu titik, tetapi juga menyentuh destinasi lain. Ini bagian dari upaya pemerataan ekonomi dan pengenalan potensi wisata kota secara menyeluruh,” pungkasnya. (yud/ADV/DPOP Balikpapan)







