Alwi Dorong Sistem Multiyears untuk Percepat Penyelesaian Proyek RS Balikpapan Barat

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menilai bahwa pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Barat membutuhkan terobosan kebijakan agar dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu solusi yang diusulkannya adalah penerapan sistem kontrak multiyears atau tahun jamak dalam proses pembangunan proyek strategis tersebut.

Menurut Alwi, sistem penganggaran tahunan yang selama ini digunakan sering kali menghambat kelancaran proyek-proyek besar karena pelaksanaannya harus menyesuaikan dengan siklus tahun anggaran. Akibatnya, pengerjaan di lapangan menjadi terputus dan berdampak pada lambatnya progres pembangunan.

“Proyek besar seperti rumah sakit ini seharusnya tidak lagi menggunakan sistem tahunan. Kalau setiap tahun harus menunggu persetujuan dan perpanjangan anggaran, tentu akan memakan waktu dan tenaga. Dengan multiyears, pekerjaan bisa lebih fokus dan berkesinambungan,” ujarnya, Senin (10/11/2025).

Alwi menilai sistem multiyears tidak hanya memberikan kepastian bagi kontraktor dalam merencanakan pekerjaan, tetapi juga membantu pemerintah daerah dalam menjaga konsistensi pembangunan hingga proyek benar-benar selesai.

“Dengan kontrak multiyears, semua pihak bisa bekerja dengan target yang jelas sejak awal. Tidak ada jeda atau penundaan karena urusan administratif tahunan. Ini akan mempercepat penyelesaian proyek,” tambahnya.

Politisi Golkar itu juga menekankan bahwa DPRD akan segera memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan untuk memberikan penjelasan lengkap mengenai progres pembangunan rumah sakit tersebut.

Ia menyebut, evaluasi perlu dilakukan agar hambatan yang terjadi dapat diatasi dengan langkah konkret.

“Kami ingin tahu secara detail kendalanya di lapangan. Apakah terkait kontraktor, perencanaan, atau mekanisme anggaran. Kalau memang perlu diubah menjadi sistem multiyears, tentu akan kami bahas bersama pemerintah kota,” tegasnya.

Alwi mengingatkan bahwa pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Barat merupakan proyek strategis yang sangat dinantikan masyarakat, terutama warga di kawasan barat yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Rumah sakit ini sangat penting bagi warga Balikpapan Barat. Pemerintah harus menempatkan proyek ini sebagai prioritas utama karena menyangkut pelayanan dasar masyarakat,” katanya.

Dia juga berharap, selain mempercepat penyelesaian proyek, penerapan sistem multiyears dapat memastikan mutu pembangunan tetap terjaga. Setiap tahapan pekerjaan, lanjutnya, harus mengutamakan kualitas, bukan sekadar mengejar serapan anggaran.

“Kita tidak hanya ingin cepat selesai, tetapi juga hasilnya harus maksimal dan berkualitas. Jangan sampai terburu-buru tapi mengorbankan mutu bangunan,” tuturnya.

Alwi menegaskan bahwa DPRD akan terus memantau dan mengawal pelaksanaan proyek hingga rumah sakit tersebut dapat beroperasi dan memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat.

“Yang paling penting, masyarakat Balikpapan Barat bisa segera merasakan manfaatnya. DPRD akan mengawal agar proyek ini selesai tepat waktu dan sesuai harapan,” pungkasnya. (ADV/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *