Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN — Sorot lampu, sorak penonton, dan gemuruh tepuk tangan menutup malam puncak Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2025 yang digelar megah di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (9/11/2025). Di balik gemerlap panggung, tersimpan semangat para finalis muda dari seluruh provinsi yang membawa visi besar: mengangkat pariwisata Indonesia ke tingkat dunia.
Dari 38 pasangan finalis, pasangan asal Provinsi Bali, I Dewa Made Jeevan Momparler dan Putu Gyaan Vigyan Zarathustra, berhasil mencuri perhatian juri dan publik. Mereka resmi dinobatkan sebagai Juara Pertama Duta Wisata Indonesia 2025, disusul oleh wakil Kalimantan Timur yang menempati posisi Runner-up 1, capaian yang membanggakan tuan rumah.
“Setiap peserta yang hadir malam ini adalah pemenang sejati. Mereka membawa semangat muda, ide segar, dan cinta terhadap negeri,” ujar Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud saat membuka acara dengan penuh kebanggaan.
Bagi para finalis, perjalanan menuju malam final bukan sekadar kompetisi penampilan. Mereka telah melewati serangkaian pelatihan intensif tentang pariwisata berkelanjutan, komunikasi publik, kepemimpinan, hingga digitalisasi destinasi.
“Perjalanan ini panjang, hampir setengah tahun kami mempersiapkan diri. Saat nama kami diumumkan sebagai juara, rasanya seperti mimpi,” tutur Putu Gyaan Vigyan Zarathustra, masih dengan mata berbinar. “Kami ingin membawa pariwisata Indonesia ke arah yang lebih inovatif dan inklusif.”
Tema besar tahun ini, “Tourism Beyond the Future”, menyoroti peran generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan industri pariwisata: dari pemulihan pascapandemi, adaptasi terhadap perubahan iklim, hingga potensi ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Menurut Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Balikpapan, dr. Ratih Kusuma, keberhasilan penyelenggaraan ajang nasional ini menjadi bukti bahwa Balikpapan siap menjadi panggung besar bagi kegiatan berskala nasional.
“Ajang Duta Wisata Indonesia 2025 merupakan bagian dari rangkaian Balikpapan Fest 2025, yang juga bersinergi dengan agenda nasional. Kalimantan Timur sendiri berhasil meraih posisi kedua, dan itu sangat membanggakan,” ujarnya, Minggu (9/11/2025).
Lebih dari sekadar kontes, Duta Wisata Indonesia menjadi wadah bagi para pemuda untuk berkolaborasi, memperkenalkan potensi daerah, sekaligus mengasah karakter kepemimpinan dan wawasan global.
Rangkaian Balikpapan Fest 2025, yang juga diisi dengan Kalimantan Bike Week dan berbagai gelaran seni, semakin menegaskan kota ini sebagai destinasi pariwisata unggulan yang menyeimbangkan modernitas dan keindahan alam.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen lintas daerah, Balikpapan kini tidak hanya menjadi kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), tetapi juga simbol pariwisata berkelas nasional, tempat di mana budaya, kreativitas, dan masa depan Indonesia berpadu dalam satu panggung penuh cahaya. (yad/ADV/DPOP Balikpapan)







