Komisi III DPRD Balikpapan Dorong PT KRN Berperan Aktif dalam Pengelolaan Sampah Kota

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Komisi III DPRD Kota Balikpapan mengadakan kunjungan lapangan ke PT Kutai Refinery Nusantara (KRN) untuk membahas kontribusi perusahaan dalam mendukung pengelolaan sampah di kota ini. Kunjungan tersebut menyoroti pentingnya kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat dalam menangani permasalahan sampah yang kian kompleks.

Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Yusri, menegaskan bahwa peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi di Balikpapan memicu risiko overload sampah dalam tiga tahun ke depan. Oleh karena itu, peran perusahaan besar seperti PT KRN dinilai krusial dalam menciptakan solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Kami berharap PT KRN tidak hanya fokus pada operasional internal, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pengelolaan sampah, mulai dari tingkat kelurahan hingga TPA Manggar. Peran serta perusahaan melalui dana CSR sangat penting untuk mendukung upaya ini,” ujar Yusri pada Selasa (18/2/2024).

Dalam diskusi tersebut, Yusri menyarankan agar PT KRN memanfaatkan teknologi tepat guna untuk mendaur ulang sampah menjadi produk bernilai ekonomis dan ramah lingkungan, seperti paving block atau pupuk organik. Ia merujuk pada keberhasilan teknologi serupa di Boyolali, yang mampu mengubah limbah menjadi barang berguna sekaligus mengurangi beban sampah di tempat pembuangan akhir.

“Dengan penerapan teknologi ini, volume sampah yang dibuang ke TPA dapat diminimalkan, sementara manfaat ekonomis dan lingkungan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambah Yusri.

Komisi III juga mendorong PT KRN untuk mengarahkan program CSR mereka pada pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Selain mendukung pengelolaan sampah, program ini diharapkan melibatkan masyarakat secara aktif, mulai dari tingkat kelurahan hingga skala kota.

“Masyarakat perlu dilibatkan secara langsung dalam pengelolaan sampah untuk menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan. Program CSR perusahaan harus mencakup kegiatan edukasi dan pelatihan yang mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan,” ujar Yusri.

DPRD Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus mengawal upaya kolaborasi antara PT KRN, pemerintah kota, dan masyarakat. Yusri menegaskan bahwa keberlanjutan lingkungan di Balikpapan memerlukan kontribusi nyata dari semua pihak, termasuk sektor swasta.

“Kami akan memastikan bahwa dana CSR dari perusahaan besar seperti PT KRN benar-benar berdampak positif, khususnya dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Kolaborasi ini adalah kunci untuk menciptakan kota yang lebih bersih dan nyaman,” tutupnya.

Dengan adanya sinergi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat, DPRD Kota Balikpapan berharap dapat menciptakan solusi pengelolaan sampah yang inovatif dan berkelanjutan demi masa depan yang lebih baik bagi lingkungan kota. (*/ADV/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *