Lintaskaltim.com, PENAJAM PASER UTARA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pelajar di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) semakin mendekati tahap pelaksanaan. Hal ini ditandai dengan kunjungan Bupati PPU, Mudyat Noor, bersama Kapolda Kaltim, Irjen Pol Nanang Avianto, ke gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Polres PPU.
Bupati PPU mengungkapkan bahwa program MBG ini merupakan bagian dari upaya mendukung salah satu program prioritas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. “Mengenai MBG, kami terus berkoordinasi dengan Kapolres dan menyambut Kapolda yang telah meninjau gedung SPPG. Ini menjadi langkah penting menuju pelaksanaan program,” kata Mudyat dalam wawancara dengan media, Rabu (5/3/2025).
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Nanang Avianto, memuji fasilitas SPPG di Polres PPU, menyebutnya sebagai salah satu yang terbaik dibandingkan dengan lokasi serupa di wilayah lain. “Menurut Kapolda, tempat SPPG di PPU sangat luar biasa bagus,” ungkap Mudyat.
Meski persiapan fasilitas sudah rampung, pelaksanaan program MBG masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dan penilaian dari Badan Gizi Nasional (BGN). “Kami sangat berkomitmen untuk menyukseskan program ini. Tempat dan anggaran sudah siap, hanya tinggal menunggu Juknis dari pusat,” jelas Mudyat.
Gedung SPPG di Polres PPU nantinya akan berfungsi sebagai proyek percontohan (pilot project) untuk pelaksanaan MBG di wilayah Benuo Taka. Program ini dirancang untuk menyediakan makanan bergizi gratis bagi pelajar di semua jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA.
Sebagai bagian dari implementasi, sebanyak 22 dapur umum yang disediakan oleh Badan Gizi Nasional akan mendukung program MBG di Kabupaten PPU. Program ini bertujuan untuk memastikan seluruh pelajar mendapatkan akses makanan bergizi yang dapat mendukung kesehatan dan perkembangan mereka.
Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, Pemerintah Kabupaten PPU optimistis program MBG dapat segera diluncurkan dan menjadi langkah signifikan dalam mendukung peningkatan gizi dan kesejahteraan generasi muda di wilayah tersebut. “Kami sangat komitmen. Begitu Juknis selesai, program ini akan langsung dilaksanakan,” tegas Mudyat. (Wal/ADV/Diskominfo PPU)







