Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menanggapi serius keluhan warga mengenai getaran yang dirasakan saat menggunakan Bus Balikpapan City Trans (BCT). Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurrahman, menyampaikan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan operator layanan untuk memastikan evaluasi menyeluruh terhadap armada.
“Setiap keluhan masyarakat pasti kami teruskan kepada operator atau penyedia layanan untuk ditindaklanjuti. Kami akan memperbaiki sistem perawatan armada agar ke depan lebih optimal dan memberikan kenyamanan maksimal bagi penumpang,” ujar Fadli dalam keterangannya, Senin (30/6/2025).
Menurut Fadli, evaluasi ini menjadi prioritas mengingat layanan BCT merupakan langkah penting dalam mendorong penggunaan transportasi publik yang efisien dan ramah lingkungan di Kota Balikpapan.
Saat ini, layanan BCT masih gratis bagi masyarakat. Kebijakan ini sejalan dengan program Buy The Service (BTS) yang dicanangkan oleh Kementerian Perhubungan, di mana pemerintah pusat membiayai operasional transportasi publik hingga tahun 2027.
“Program ini adalah komitmen bersama antara Pemerintah Kota Balikpapan dan Kementerian Perhubungan. Walau saat ini masih gratis, nanti akan ada penyesuaian tarif saat skema pembiayaan beralih ke pemerintah daerah. Tarifnya tentu disesuaikan dengan kemampuan masyarakat,” jelas Fadli.
Fadli menegaskan bahwa tanggung jawab perawatan armada saat ini masih berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, mengingat kendaraan diadakan langsung oleh Kementerian Perhubungan. Meski demikian, Dishub akan terus berkoordinasi untuk memastikan armada dalam kondisi prima.
“Segala bentuk perawatan masih menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Namun, kami tetap mengawasi dan memastikan keluhan warga ditangani segera,” tambahnya.
Dishub menargetkan evaluasi ini tidak hanya menyelesaikan masalah teknis seperti getaran armada, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik di Kota Balikpapan.
“Ini adalah langkah awal dalam membangun transportasi publik yang lebih baik. Kami berharap masyarakat terus mendukung BCT, karena transportasi umum adalah solusi mengurangi kemacetan dan polusi,” ujar Fadli.
Dengan adanya evaluasi dan perbaikan, Pemkot Balikpapan optimistis BCT dapat menjadi layanan transportasi andalan yang nyaman dan aman bagi masyarakat, sekaligus mendukung visi kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. (ADV/Diskominfo Balikpapan)






