Pemuda Balikpapan Didorong Jadi Motor Sinergi Pembangunan Daerah

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Sinergi antara pemuda, pemerintah, dan DPRD menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan Kota Balikpapan. Hal ini mengemuka dalam Diskusi Pemuda Bersama Pemerintah Kota Balikpapan yang digelar oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan di Aula Gedung Disporapar, Minggu (19/10/2025).

Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025 dan HUT Ayo Bergerak Indonesia ke-8 ini menghadirkan Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, sebagai narasumber. Diskusi berlangsung interaktif dan menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyampaikan ide, pandangan, serta berdialog langsung dengan pemerintah dan legislatif.

Dalam paparannya, Yono Suherman menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah tidak lepas dari peran aktif pemuda dalam menggerakkan perubahan sosial, ekonomi, dan budaya.

“Pemuda harus menjadi motor penggerak pembangunan. Teruslah berinovasi dan berkontribusi positif agar tercipta generasi emas yang mampu membawa Balikpapan menjadi kota yang maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia menilai, tantangan era digital menuntut
generasi muda untuk adaptif dan kreatif. Pemuda tidak hanya dituntut mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga harus menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.

“Anak muda Balikpapan punya potensi luar biasa. Tinggal bagaimana kita bersama-sama mengarahkan energi positif itu untuk kegiatan yang produktif dan berdampak nyata bagi pembangunan kota,” lanjutnya.

Yono juga memberikan apresiasi kepada Disporapar yang telah memfasilitasi ruang dialog antara pemerintah, DPRD, dan kalangan muda. Menurutnya, komunikasi terbuka seperti ini penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Dialog seperti ini sangat penting. Melalui komunikasi yang terbuka, aspirasi pemuda bisa tersampaikan dan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan daerah. DPRD tentu terbuka terhadap ide-ide segar dari generasi muda,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh pemuda menjadikan momentum Sumpah Pemuda sebagai pengingat akan pentingnya semangat persatuan dan gotong royong.

“Mari jadikan Balikpapan sebagai contoh kota yang tumbuh karena partisipasi pemudanya. Dengan semangat kolaborasi, kita bisa wujudkan Balikpapan yang lebih maju, hijau, dan sejahtera,” tutupnya.

Diskusi ini diikuti oleh berbagai komunitas pemuda, organisasi kepemudaan, serta pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Balikpapan. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya gagasan yang disampaikan terkait arah pembangunan kepemudaan di Kota Minyak. (*/ADV/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *