Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN — Ingin liburan seru tanpa harus jauh dari pusat kota? Wisata Meranti Balikpapan bisa menjadi pilihan sempurna untuk menikmati udara segar, suasana hijau, dan berbagai aktivitas seru bersama keluarga atau teman-teman.
Terletak di kawasan Karang Joang, Kilometer 15 Balikpapan Utara, destinasi ini menjelma menjadi ruang wisata alam kekinian yang memadukan unsur rekreasi, edukasi, dan ekonomi kreatif masyarakat lokal.
Dikelola dengan semangat kolaborasi antara warga dan Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), kawasan wisata Meranti terus tumbuh sebagai magnet baru bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Kepala Disporapar Balikpapan, dr. Ratih Kusuma, menuturkan bahwa wisata Meranti kini tak sekadar tempat untuk healing, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Setiap akhir pekan ada kegiatan rutin seperti senam pagi dan pasar senggol. Pasar ini sudah diresmikan dan tetap berjalan sampai sekarang,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).
Hingga kini, tercatat sekitar 180 pelaku UMKM ikut berpartisipasi di kawasan wisata Meranti. Mereka menghadirkan beragam produk unggulan — mulai dari kuliner tradisional, minuman kopi khas lokal, hingga kerajinan tangan dan produk kreatif.
Namun, Ratih menegaskan tidak semua pelaku usaha bisa serta-merta bergabung. Hanya UMKM yang lolos kurasi dan menunjukkan konsistensi yang diperbolehkan berjualan, guna menjaga kualitas produk dan pelayanan bagi wisatawan.
Selain wisata kuliner, kawasan ini juga menjadi pusat aktivitas alam terbuka seperti pelatihan outdoor, edukasi lingkungan, kegiatan kepemudaan, hingga camping ground yang menawarkan pengalaman menyatu dengan alam.
“Kalau ada kegiatan pemuda, kami arahkan ke Meranti. Biar tidak hanya di hotel, tapi langsung menyatu dengan alam,” tambah Ratih.
Berdiri di atas lahan seluas 74 hektare yang dikelola masyarakat RT 27 dan RT 32 Karang Joang, wisata Meranti akan terus dikembangkan dengan penambahan gazebo, homestay, spot foto instagenic, dan area perkemahan.
Dengan konsep wisata berbasis komunitas dan pelestarian lingkungan, Wisata Meranti tak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memberi manfaat ekonomi langsung bagi warga sekitar.
“Tujuan kami sederhana, menghadirkan tempat wisata yang bukan hanya indah, tapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan pengalaman tak terlupakan bagi setiap pengunjung,” tutup Ratih. (yad/ADV/DPOP Balikpapan)







