Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan mengapresiasi Scako Resto. Hal ini dikarenakan Scako mampu memberikan warna yang berbeda di bidang kuliner Balikpapan. Bahkan Scako juga mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas di bidang kuliner.
Secangkir Kopi atau disingkat Scako ini telah berdiri di Balikpapan sejak tahun 2018 lalu. Saat itu telah banyak restoran bernuansa kopi di Kota Balikpapan, namun Scako optimis bisa memberikan hal baru bagi pecinta kopi di Balikpapan. Mulai dari inovasi kopi cold drink pertama di Balikpapan, hingga yang terbaru Scako berhasil menciptakan menu Patin Bandara dan Ayam Balkot yang bakal menjadi ikon tersendiri di Balikpapan.
Kepala Disporapar Balikpapan, C.I Ratih Kusuma mengatakan Scako bisa disebut sebagai salah satu restoran terbaik di Balikpapan. Apresiasi pun diberikan lantaran Scako juga mampu mendulang berbagai prestasi di bidang kuliner. Tidak hanya kopi, baru-baru ini Chef Muda Scako bernama Siti Aisyah meraih Juara I tingkat provinsi Kaltim melalui menu mereka yakni Patin Bandara.
“Beberapa kali kita buat lomba Pekan Kreativitas di tingkat kota, Scako selalu unggul. Bahkan sampai di tingkat Provinsi Scako itu bisa jadi barometernya. Karena selama ini juara satu terus,” kata Ratih pada Senin (10/11/2025).
Regenerasi yang dilakukan oleh manajemen Scako Resto juga cukup baik. Hampir semua staff di Scako paham mengenai kuliner yang disajikan. Bahkan diantara mereka jago dalam menciptakan menu-menu andalan yang mampu menggoyangkan lidah pelanggan.
“Kalau Scako itu khusus di kuliner memiliki kualitas yang sangat baik, regenerasinya didalamnya juga sangat bagus. Dia itu kan suatu restoran tapi mampu menerapkan di semua karyawannya, apalagi itu usia pemuda,” tuturnya.
Ratih pun menyarankan agar Scako Resto tetap mempertahankan kualitas yang ada. Terlebih dapat meningkatkan promosi yang lebih luas lagi agar wsiatawan dapat tertarik untuk datang ke Scako.
“Kalau kopi kan secara umum. Dia harus mencari lagi menjadi daya tarik. Patin Bandara salah satunya, dia harus rutin promosi ke masyarakat supaya tahu. Cuma dalam hal ini agar dikenal ke masyarakat, harga juga harus terjangkau. Makanya saya bilang, buat paket-paket itu yang bisa dijangkau oleh masyarakat,” pungkasnya. (yad/ADV/DPOP Balikpapan)










