Revitalisasi Ruang Publik sebagai Strategi Pemerataan Fasilitas Olahraga di Balikpapan Selatan

banner 728x250

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Revitalisasi Lapangan Sebaru di Sepinggan Baru menjadi simbol komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam pemerataan fasilitas olahraga dan ruang publik di kawasan pemukiman padat seperti Balikpapan Selatan.

Melalui pembenahan total lapangan yang sebelumnya dikenal sebagai fasilitas SMPN 18, pemerintah menghadirkan ruang multifungsi yang tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga rekreasi dan interaksi sosial warga.

Ketua Panitia Wali Kota Cup, Wahyullah Bandung, mengatakan bahwa pengembangan Lapangan Sebaru merupakan bagian dari kebutuhan mendesak masyarakat Balikpapan Selatan terhadap ruang terbuka yang representatif. Dengan pertumbuhan perumahan yang masif, kawasan ini dinilai memerlukan ruang publik yang bisa diakses seluruh kalangan.

“Revitalisasi Sebaru bukan sekadar memperbaiki lapangan bola, tapi menyediakan ruang yang layak dan setara bagi masyarakat Balikpapan Selatan. Ini langkah pemerataan fasilitas supaya warga tidak tertinggal dari kecamatan lain,” ujar Anggota Komisi III DPRD Balikpapan tersebut, Senin (17/11/2025).

Pembenahan lapangan mencakup peningkatan kualitas rumput, perbaikan drainase, penataan area penunjang, hingga pembangunan zona-zona publik seperti taman tiga generasi, area kuliner, dan ruang aktivitas keluarga. Konsep terbuka yang diusung pemerintah membuat Sebaru disiapkan menjadi pusat kegiatan warga sepanjang hari.

Turnamen Wali Kota Cup 2025 sengaja digelar sebagai momentum perkenalan fasilitas ini agar masyarakat langsung merasakan fungsinya. Dengan menghadirkan 40 tim dari berbagai daerah serta hadiah besar hingga ibadah umrah, ajang ini dipandang efektif menarik perhatian publik untuk melihat wajah baru Sebaru.

Menurut Wahyullah, banyak fasilitas olahraga di kawasan perumahan lama kini telah diserahkan kepada pemerintah dan membutuhkan penataan serupa. Model revitalisasi Lapangan Sebaru diharapkan menjadi rujukan pengembangan ruang publik lainnya di Balikpapan Selatan.

“Jika dikelola pemerintah dengan serius, fasilitas seperti Lapangan Sebaru akan menjadi aset besar, bukan hanya sebagai tempat pertandingan, tapi pusat kehidupan warga,” tegasnya. (ADV/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *