Edukasi Kesehatan di Posyandu Melati 2 Selalu Berganti Setiap Bulan

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kariangau kini bukan hanya menjadi tempat pemantauan tumbuh kembang dan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga ruang belajar yang menghadirkan beragam edukasi setiap bulan.

Melalui penyuluhan yang berganti tema secara rutin, masyarakat diajak memahami berbagai isu kesehatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pada pelaksanaan kegiatan di Posyandu Melati 2, Sabtu (22/11/2025), edukasi yang diberikan berfokus pada kesehatan gigi dan mulut.

Penyuluhan, pemeriksaan gigi, serta edukasi menyikat gigi yang benar dipandu langsung oleh drg. Ajeng Narita Caustina dokter gigi
Puskesmas Kariangau. Suasana terlihat hangat, terlebih ketika para orangtua dan balita diajak untuk melihat cara menyikat gigi yang benar bersama petugas.

Bidan Puskesmas Kariangau, Mely Anggraini, menjelaskan bahwa variasi materi edukasi dilakukan agar warga tidak hanya mendapatkan informasi yang sama, tetapi memahami kesehatan dari berbagai sisi.

“Sebelumnya kami pernah memberikan penyuluhan tentang hipertensi dan diabetes. Materinya selalu berganti setiap bulan agar masyarakat mendapatkan pengetahuan yang komprehensif dan tidak bosan,” ujarnya.

Menurut Mely, pergantian tema ini juga disesuaikan dengan kondisi kesehatan masyarakat yang sedang menjadi perhatian. Jika banyak warga yang ditemukan memiliki tekanan darah tinggi, maka bulan berikutnya penyuluhan lebih ditekankan pada pencegahan hipertensi. Begitu pula jika kasus gigi berlubang pada balita meningkat, tim Puskesmas menghadirkan edukasi terkait kesehatan gigi.

“Kami ingin masyarakat merasa bahwa posyandu bukan hanya tempat timbang dan periksa, tapi juga tempat belajar. Harapannya, setiap pulang dari posyandu ada ilmu baru yang bisa diterapkan di rumah,” tambahnya.

Selain materi untuk orangtua penyuluhan bagi bayi dan balita juga menjadi bagian penting. Edukasi tentang pola makan, kebersihan diri, stimulasi tumbuh kembang, hingga kesehatan gigi anak diberikan secara ringan agar mudah dipahami orang tua.

Mely berharap kegiatan ini dapat membuat warga semakin dekat dengan layanan kesehatan. “Kalau masyarakat merasa nyaman dan teredukasi, mereka akan lebih peduli dengan kesehatan diri dan keluarganya. Itu tujuan utama kami,” katanya.

Dengan pendekatan yang humanis dan materi yang terus diperbarui, posyandu di Kariangau kini menjadi wadah yang tidak hanya memberikan layanan, tetapi juga membangun kesadaran kesehatan sejak dini. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru