Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Program Kelas Ibu Balita yang rutin digelar Puskesmas Graha Indah terus memberikan dampak nyata bagi para orang tua di wilayah tersebut. Tak hanya menjadi ruang belajar, kelas ini juga berhasil menumbuhkan kesadaran baru bagi ibu-ibu untuk lebih aktif memantau kesehatan dan tumbuh kembang anak mereka.
Penanggung jawab kegiatan, Bidan Siti M. Latiefah, menyampaikan bahwa keberhasilan program ini terlihat dari meningkatnya kehadiran peserta dan nilai post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Lebih dari itu, perubahan perilaku sehari-hari ibu balita menjadi indikator paling terlihat.
“Dari evaluasi kami, ibu-ibu yang mengikuti kelas cenderung lebih rajin membawa anak ke posyandu untuk ditimbang, dipantau perkembangannya, serta mengikuti pelayanan lainnya,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).
Menurut Siti, antusiasme ini menunjukkan bahwa materi yang disampaikan benar-benar memberi manfaat.
Materi kelas mencakup kebutuhan dasar tumbuh kembang anak, mulai dari pentingnya pemberian ASI dan MP-ASI sesuai usia, jadwal imunisasi, kesehatan gigi anak, hingga cara merawat balita yang tepat di rumah.
Penyampaiannya pun dibuat semudah mungkin dipahami, melalui ceramah interaktif, diskusi, sesi tanya jawab, hingga praktik langsung yang sering kali menjadi bagian favorit peserta.
Setiap sesi kelas diikuti rata-rata 15 ibu dengan anak usia 0–5 tahun. Meski demikian, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Sebagian ibu bekerja mengaku kesulitan hadir karena jadwal kelas yang berbenturan dengan waktu kerja.
Untuk itu, Puskesmas mencoba melakukan berbagai penyesuaian. Kelas digelar lebih dekat dengan domisili warga, kader posyandu diperkuat perannya dalam mengajak peserta, dan anggota keluarga, seperti suami atau nenek dilibatkan sebagai pendamping belajar agar edukasi tetap tersampaikan meski ibu berhalangan hadir.
Siti berharap dukungan pemerintah daerah semakin besar, khususnya dalam bentuk pelatihan bagi petugas dan kader. Dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kualitas penyelenggaraan Kelas Ibu Balita diyakini bisa terus berkembang.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap ibu mendapat ilmu yang benar untuk merawat anaknya. Karena masa balita adalah masa emas yang tidak boleh terlewatkan,” ungkapnya.
Program ini menjadi bukti bahwa edukasi yang dilakukan secara dekat dan hangat dapat menggerakkan masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatan generasi masa depan. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)







