Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Upaya menangani komplikasi Diabetes Mellitus (DM) menjadi perhatian serius Puskesmas Graha Indah. Tidak hanya berfokus pada pengobatan, puskesmas juga berupaya menghadirkan layanan yang lebih manusiawi, dekat dengan pasien, dan memudahkan mereka dalam menjalani perawatan jangka panjang.
Penanggung jawab program diabetes, dr. Rima Rovanne W, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan secara komprehensif dan sesuai standar klinis, namun tetap mengedepankan kenyamanan serta keselamatan pasien.
Pada komplikasi akut, petugas kesehatan bergerak cepat karena kondisi ini dapat membahayakan nyawa. Untuk hipoglikemia, misalnya, pemeriksaan GDS dilakukan secepat mungkin. Jika pasien masih sadar, petugas langsung memberikan glukosa oral sambil memastikan pasien merasa tenang.
Namun, bila pasien tidak sadar, rujukan ke rumah sakit dilakukan tanpa menunda waktu. Sementara pada hiperglikemia berat, tenaga medis memberikan cairan infus NaCl untuk membantu rehidrasi.
“Selama proses tersebut, kondisi pasien dimonitor ketat sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lanjutan,” ujarnya pada Rabu (26/11/2025).
Pada komplikasi kronis, pelayanan diberikan secara lebih menyeluruh karena kondisi ini membutuhkan pendampingan jangka panjang.
Luka kaki diabetik ditangani dengan penuh kehati-hatian. Petugas membersihkan luka, memasang balutan steril, melakukan debridement sederhana jika diperlukan, serta memberikan antibiotik bila terdapat tanda infeksi.
Untuk luka yang lebih berat, pasien diarahkan ke rumah sakit. Neuropati ditangani melalui pemberian obat untuk mengurangi keluhan seperti kesemutan atau nyeri, disertai edukasi agar pasien memahami cara merawat dirinya di rumah.
Pada retinopati, puskesmas melakukan pemeriksaan dasar dan segera merujuk pasien ke dokter mata bila ditemukan kelainan. Untuk nefropati, pemeriksaan urin (proteinuria) dilakukan setiap enam bulan sebagai langkah deteksi dini. Bila terdapat tanda penurunan fungsi ginjal, puskesmas memastikan pasien segera mendapat penanganan lebih lanjut.
Pada komplikasi kardiovaskular, pemeriksaan EKG sederhana tersedia di puskesmas, dan kasus berat langsung dirujuk agar tidak terjadi keterlambatan penanganan.
Melalui pendekatan yang menyentuh aspek medis dan emosional pasien, Puskesmas Graha Indah ingin memastikan bahwa setiap penderita diabetes merasa aman, dipahami, dan didampingi. Puskesmas juga menegaskan pentingnya kontrol rutin serta pengendalian gula darah sebagai kunci utama untuk mencegah komplikasi semakin berat.
Dengan komitmen ini, Puskesmas Graha Indah berharap pasien diabetes tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan, tetapi juga dukungan yang membuat mereka lebih kuat dalam mengelola penyakitnya sehari-hari. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)








