Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Puskesmas Karang Joang kembali mengajak para pelajar untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri, terutama melalui pola makan yang seimbang dan rutinitas olahraga. Ajakan itu disampaikan dr. Line Tatkariana seusai pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SMPN 17 Karang Joang, Kamis (27/11/2025).
Menurut dr. Line, kegiatan pemeriksaan kesehatan seperti CKG tidak hanya bertujuan mengetahui kondisi kesehatan siswa pada hari itu saja, tetapi juga menjadi langkah penting untuk mendeteksi risiko kesehatan sejak dini.
Ia menyoroti kecenderungan remaja yang kini semakin akrab dengan makanan praktis, tinggi gula, atau mengandung pewarna berlebihan.
“Sekarang ini banyak pengaruh dari pola makan tidak sehat. Anak-anak sering konsumsi makanan tinggi zat pewarna, tinggi garam, atau terlalu manis. Lama-kelamaan bisa berdampak pada kesehatan,” ujarnya dengan nada mengingatkan.
Melalui pemeriksaan status gizi, para siswa dapat mengetahui apakah berat badan mereka sudah sesuai atau justru berada di atas batas ideal. Jika ditemukan berat badan berlebih, dr. Line menekankan perlunya kebiasaan hidup aktif.
“Kalau berat badan berlebih, harus rajin olahraga. Minimal 30 menit per hari, dilakukan 5 sampai 6 kali seminggu,” jelasnya.
Dia berharap para pelajar tidak hanya berolahraga saat ada pelajaran PJOK, tetapi menjadikannya bagian dari rutinitas harian. Selain soal fisik, dr. Line juga menyinggung pentingnya kesehatan mental bagi remaja.
Ia mendorong siswa untuk tidak ragu datang ke puskesmas jika merasakan keluhan seperti pusing, sering merasa sedih, cemas, atau mengalami gangguan kesehatan lainnya.
“Lebih baik diperiksa sejak awal agar dapat ditindaklanjuti. Kesehatan itu bukan hanya soal badan, tapi juga perasaan dan pikiran,” tambahnya.
Puskesmas Karang Joang berharap edukasi kesehatan yang diberikan hari ini dapat menumbuhkan kesadaran para pelajar bahwa menjaga tubuh tetap sehat adalah investasi jangka panjang.
Remaja yang sehat, kata dr. Line, akan lebih siap belajar, lebih percaya diri, dan lebih mampu menghadapi tantangan di masa depan. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)







