Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Rekonstruksi kasus pembunuhan di Jalan MT Haryono, Balikpapan Utara, Jumat (13/2/2026) siang, menyita perhatian publik. Ratusan warga memadati lokasi sejak pukul 14.00 Wita hingga menyebabkan arus lalu lintas tersendat sepanjang kurang lebih satu kilometer.
Kerumunan massa yang berdesakan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) membuat petugas sempat menunda jalannya rekonstruksi. Aparat kepolisian berjibaku mengamankan lokasi sekaligus mengurai kemacetan agar situasi tetap kondusif.
Di tengah tingginya antusiasme warga, anggota DPRD Kota Balikpapan dan juga merupakan Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Simon Sulean, turut hadir memantau langsung jalannya proses hukum. Ia menilai besarnya perhatian masyarakat menunjukkan tingginya kepedulian publik terhadap kasus tersebut.
“Kami mengapresiasi proses rekonstruksi ini berjalan dengan baik dan aman. Harapan keluarga, hukum ditegakkan secara adil dan pelaku diproses sesuai undang-undang yang berlaku,” ujarnya.
Simon juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing emosi. Ia menegaskan bahwa seluruh proses hukum telah ditangani aparat penegak hukum dan harus dihormati bersama.
Menurutnya, kehadiran berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat, merupakan bentuk pengawasan moral agar proses hukum berjalan transparan. Namun ia mengingatkan agar dukungan tersebut tidak berubah menjadi tindakan yang justru mengganggu ketertiban umum.
Sementara itu, terkait kemungkinan penerapan sanksi adat, Simon menyebut hal tersebut masih akan dibahas secara internal bersama tokoh adat dan keluarga besar. Meski demikian, ia menekankan bahwa proses hukum negara tetap menjadi prioritas utama.
Rekonstruksi akhirnya dapat dilanjutkan setelah aparat berhasil menertibkan massa. Situasi berangsur kondusif menjelang sore hari meski kepadatan kendaraan masih terlihat di sejumlah titik sekitar lokasi. (ADV/DPRD Balikpapan)













