Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Balikpapan kembali menegaskan soliditas partai berlambang beringin. Dalam forum yang digelar di Royal Mahligai Golf Driving Range Club, Grand City, Balikpapan Utara, Kamis (26/2/2026), Rahmad Mas’ud resmi terpilih secara aklamasi untuk memimpin DPD Partai Golkar Balikpapan periode selanjutnya.
Dukungan penuh dari kader menjadi sinyal kuat bahwa kepemimpinan Rahmad dinilai berhasil membawa Golkar kian kompetitif, khususnya pada Pemilu 2024 lalu. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader Partai Golkar yang kembali mempercayakan saya untuk memimpin dan menakhodai Partai Golkar di Kota Balikpapan,” ujarnya.
Rahmad menyoroti lonjakan perolehan kursi sebagai bukti kerja kolektif kader di semua lini. Di DPRD Kota Balikpapan, kursi Golkar meningkat dari 11 menjadi 16 kursi. Sementara di tingkat Provinsi Kalimantan Timur, perolehan juga naik dari 11 menjadi 15 kursi.
“Alhamdulillah, pada Pileg 2024 kursi kita di Balikpapan naik signifikan. Di provinsi juga meningkat. Ini hasil kerja keras dan kekompakan seluruh kader,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan akumulasi suara, Golkar sebenarnya berpotensi meraih kursi lebih banyak apabila menggunakan sistem nomor urut. Namun dengan sistem suara terbanyak yang berlaku, masih terdapat suara sisa yang belum terkonversi menjadi kursi, baik di tingkat kota, provinsi, hingga DPR RI.
Menatap Pemilu 2029, Rahmad memasang target ambisius. Ia berkomitmen mengoptimalkan seluruh kader militan untuk mendongkrak suara partai, bahkan menargetkan perolehan di atas 50 persen di Kalimantan Timur maupun Kota Balikpapan.
“Kami akan mengupayakan dan mengoptimalkan seluruh kader agar pada 2029 nanti perolehan suara Golkar bisa lebih maksimal, bahkan di atas 50 persen,” tegasnya.
Dengan kembali terpilihnya Rahmad secara aklamasi, Golkar Balikpapan diharapkan semakin solid dan siap menghadapi kontestasi politik mendatang dengan strategi yang lebih terukur dan terorganisir. (yud)







