Komitmen Inklusif Pemkab Berau: Ratusan Penyandang Disabilitas Terima Bantuan Sosial dan Alat Bantu

Lintaskaltim.com, BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan sosial yang inklusif. 

Ratusan penyandang disabilitas menerima bantuan sosial berupa uang tunai dan alat bantu dalam kegiatan penyerahan simbolis yang dipimpin langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, di Kantor Dinas Sosial Berau, Senin (8/12/2025).

Kegiatan ini mencatat total 210 warga dari 10 kelurahan sebagai penerima Bantuan Sosial Uang Tunai. 

Para penerima tersebar dari Kelurahan Tanjung Redeb, Gayam, Bugis, Karang Ambun, Sei Bedungun, Gunung Panjang, Gunung Tabur, Rinding, Teluk Bayur, dan Sambaliung.

Selain bantuan uang, Dinas Sosial juga menyalurkan alat bantu fisik kepada 23 penyandang disabilitas, meliputi kursi roda, tongkat penuntun, dan alat bantu dengar. Ditambah, 7 tongkat tuna netra diserahkan bagi penerima yang membutuhkan.

Kepala Dinas Sosial Berau, Iswahyudi, menjelaskan, bantuan uang diberikan untuk periode enam bulan dengan total Rp3 juta per penerima.

Penyaluran dilakukan secara non-tunai melalui Bank Kaltimtara menggunakan sistem virtual account.

Iswahyudi menuturkan, program ini dihadirkan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian penyandang disabilitas.

“Program ini tidak hanya menyasar penyandang disabilitas, tetapi juga kelompok rentan lainnya seperti lansia, anak yatim piatu, anak terlantar, gelandangan, dan fakir miskin,” ujarnya.

Ia menambahkan, program rehabilitasi dan pemberdayaan sosial menjadi strategi kunci pemerintah daerah untuk menekan angka kemiskinan, yang kini menjadi prioritas utama pembangunan di Berau.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menciptakan iklim yang ramah, aman, dan adil bagi masyarakat penyandang disabilitas. 

Menurutnya, alat bantu yang diberikan bukan hanya dukungan fisik, tetapi merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memenuhi hak-hak dasar mereka.

“Pemkab Berau ingin memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Bantuan ini adalah bentuk perhatian sekaligus dorongan agar para penyandang disabilitas tetap produktif dan percaya diri,” tegas Sri Juniarsih.

Sri Juniarsih juga menyampaikan pesan khusus yang penuh inspirasi kepada para penerima bantuan.

“Jangan pernah merasa sendirian. Pemerintah selalu hadir. Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi,” ucap Sri Juniarsih.

Penyerahan bantuan berlangsung hangat dan penuh harapan. 

Pemerintah berharap dukungan berkelanjutan ini dapat meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat semangat kemandirian para penyandang disabilitas di Berau. 

Hal ini menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. (*/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *