TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau telah mewujudkan komitmen dalam program prioritas pemerataan layanan kesehatan dengan kehadiran dokter umum di 21 puskesmas, termasuk di kampung-kampung terpencil. Langkah ini dianggap krusial dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.
Bupati Berau Sri Juniarsih menyatakan, Puskesmas di Kecamatan Kelay kini dilengkapi dengan dokter umum. Kehadiran dokter umum di Puskesmas Long Boy merupakan langkah penting untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan. Ini sejalan dengan komitmen kami untuk menyediakan layanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat Berau.
Sri Juniarsih sebelumnya juga menyoroti kekurangan tenaga kesehatan, terutama dokter, di Berau, yang semakin penting dengan pembangunan rumah sakit baru.
Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, menambahkan bahwa saat ini semua puskesmas di Berau telah memiliki dokter umum, termasuk Puskesmas Kelay.
Kehadiran dokter umum tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga memenuhi syarat untuk menerima hibah alat USG kehamilan dari Kementerian Kesehatan.
“Keberadaan dokter umum adalah salah satu syarat agar puskesmas dapat menerima hibah alat USG kehamilan dari pemerintah pusat melalui Kemenkes,” jelas Lamlay.
Alat USG sangat penting untuk memonitor kesehatan ibu hamil dan bayi, mengingat kasus kematian ibu dan bayi masih menjadi fokus perhatian di Berau.
Upaya ini diharapkan dapat mengoptimalkan layanan kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah terpencil dan sulit dijangkau di Kabupaten Berau.(adv)
Reporter: Tariska







