BERAU,-Pembangunan rumah layak huni dari ADK (alokasi Dana Desa) melalui Dinas Perumahan Pemukiman Kabupaten Berau sejak tahun 2022 lalu telah rampung sejumlah 34 unit rumah di Kampung Mapulu sudah dapat dimanfaatkan warga.
Pemanfaatan rumah layak huni ini,ditandai dengan diresmikannya oleh Bupati Berau Sri Juniarsih pada Rabu (5/6/2024) lalu dengan menandatangani plakat disaksikan Asisten Pemerintahan dan Kesra M Hendratno, Assiten Administrasi Umum Maulidiyah, serta perangkat Kecamatan dan Kampung.
Sri Juniarsih Mas mengatakan bakal memenuhi semua kebutuhan warga setempat, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, sarana air bersih, listrik serta sarana dan prasarana umum lainnya.
“Agar Kampung Mapulu segera menjadi Kampung yang berkembang, maju hingga menjadi Kampung yang mandiri,” ucapnya Kamis (6/6/2024).
Untuk itu Bupati Sri Juniarsih berharap rumah layak huni ini menjadi hunian yang nyaman bagi 34 Kartu Keluarga (KK) yang berdomisili di Kampung Mapulu.
“Kepada semua fihak terkait untuk kemajuan Kampung Mapulu , agar melakukan inovasi terbaik. Gali pemanfaaatan sumber daya yagn dimiliki sebaik mungkin,” ujarnya.
Termasuk Kampung Mapulu, kata dia menjadi perhatian serius, Pemkab Berau akan mengupayakan menjadi kampung status berkembang pada 2025 mendatang.
“Dan kepada OPD terkait agar terus berkoordinasi serta meninjau langsung kebutuhan dan sarana prasarana di Kampung Mapulu,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Kampung Mapulu Ayub menyampaikan ungkapan terima kasih atas diresmikannya pemanfaatan rumah kampung.
“Mengingat masih banyak warga kampung yang ingin direlokasi ke lokasi kampung baru. Kami berharap dengan diresmikannya pemanfaatan rumah kampung, maka akan lebih banyak lagi warga kami yang mau menempati kampung,” tuturnya.
Senada, Camat Kelay Toris menghimbau keda warga kampung mapulu agar mau relokasi dengan fasilitas yang telah diupayakan Pemkab Berau.
“Sehingga kedepan, Kampung Mapulu yang berstatus Kampung tertinggal menjadi kampung berkembang . Maju dan mandiri dengan penuh semangat dan usaha seluruh perangkat kampung dan warga,” pungkasnya. (*adv)
Reporter: Tariska







