BERAU,- Banyaknya komunitas di Kabupaten Berau yang mayoritas anggotanya kaum muda, menjadi salah satu potensi yang bisa dikembangkan dan perlu ada ruang kebebasan berekspresi.
Hal itu disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat hadir pada acara ngobrol santai (ngobras) bersama komunitas di Story Mount belum lama ini.
“Sebentar lagi bulan Agustus dan akan dirangkaikan dengan hari jadi Berau di bulan September. Kita akan coba menyediakan tempat khusus bagi para komunitas ini untuk ikut memeriahkan acara,” ucapnya.
Sambung Sri Juniarsih Mas, komunitas juga merupakan bagian pengembangan dan bagian ekonomi kreatif (ekraf). Sehigga keberadaanya perlu diperhatikan secara serius.
“Maka dari itu, setiap komunitas harus jelas datanya apa dan bentuk kegiatannya apa, sehingga akan lebih mudah untuk diberikan ruang bagi mereka untuk bergerak,” ungkapnya.
Kemudian peranan Pemkab Berau, kata Sri Juniarsih Mas membuka dan memberikan ruang seluas-luasnya, bagi anak-anak muda komunitas kreatif di Berau.
“Apa lagi untuk mengekspresikan inovasi dan kreativitas mereka,” bebernya.
Sebab dengan terbuka ruang berekspresi anak muda harapannya ekraf bisa bangkit, maju dan berkembang guna mendongkrak perekonomian sekaligus memberi dampak positif bagi masyarakat.
“Anak-anak muda kreatif harus diberikan wadah untuk berkarya semaksimal mungkin, dan ini menjadi salah satu bentuk penyaluran energi yang sangat bagus,” tuturnya.
“Sehingga agar imajinasi dan inovasi itu bisa disalurkan ke arah yang benar, mereka harus diberi ruang berekspresi,” tambahnya.
Apa lagi, menurutnya pemberdayaan komunitas memainkan peran penting dalam proses pembangunan.
“Dan komunitas yang kuat dan mandiri, dapat menjadi motor penggerak untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi, dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (*adv)
Reporter: Tariska







