BERAU,- Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan kepada para ketua RT di Kelurahan Karang Ambun tidak perlu pusing menggunakan anggaran yang telah disusun pemerintah.
“Kelurahan Karang Ambun ada 19 RT dan dana RT itu Rp 50 juta per RT. Saya harapkan kepada ketua RT dalam mengelola anggaran dana RT tidak usah pusing untuk menghabiskan dana RT tersebut,” ungkapnya Minggu (7/6/2024).
Ia menyarankan, kepada Ketua RT agar terus membangun sumber daya manusia pada wilayah lingkungannya.
“Cukup bapak RT yang paling penting saat ini kita lakukan adalah membangun sumber daya manusia,” ucapnya.
Sebab menurutnya, peran Ketua RT yang berada di perkotaan Tanjung Redeb berbeda dengan wilayah kampung.
“Karena kalau kita di kampung itu alokasi dana Kampung kepala kampung harus melakukan turunan program kerja yang merupakan turunan kerja dari pemerintah daerah kabupaten,” ungkapnya.
Lebih lanjut kata dia, di Kelurahan 18 program kerja yang merupakan program kerja pemerintah daerah dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Nah dana RT pun sudah tidak kami bebankan kepada ADK seperti di desa. Karena dana RT kami keluarkan melalui bantuan keuangan pemerintah daerah kabupaten,” imbuhnya.
Demikian pun juga dengan di kota saat ini, secara khusus Kelurahan Karang Ambun, Sri Juniarsih Mas mengatakan RT harus bisa merealisasi untuk masyarakat.
“Saya pun mengapresiasi di sini dalam rangka mengkampanyekan pemanfaatan lahan pekarangan dan tadi juga ada penyerahan beberapa bibit tanaman serta tempat sampah dari Kelurahan dari DLHK,” ungkapnya.
Kemudian menurutnya karena di kelurahan itu tidak sama dengan kampung untuk penyerapan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Berau
“Kalau kampung punya ABK Nah kalau Kelurahan ketika ingin melakukan berbagai kegiatan misalnya kebersihan yang termasuk penyerahan bibit ini komunikasikan dengan kadis yang terkait,” imbuhnya.
Terutama dirinya menjelaskan tentang persoalan kebersihan parit dan peningkatan jalan RT tidak perlu memikirkan hal tersebut.
“nggak usah pak RT pikirkan itu karena anggaran dana RT sifatnya untuk kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Sehingga persoalan perbaikan infrastruktur tiap RT di Karang Ambun kata dia serahkan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Ketua RT ndak usah habiskan anggaranya untuk infrastruktur cukup untuk bagaimana bapak bisa melayani masyarakatnya di RT tersebut misalnya hidroponik ya buat pekarangan hidroponik,” pungkasnya. (*adv)
Reporter: Tariska













