Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Layanan transportasi Sarana Angkutan Umum Massal (SAUM) atau Balikpapan City Trans (BCT) dengan sistem buy the service (BTS) sudah dapat dinikmati oleh masyarakat Balikpapan, sejak Senin (8/7/2024).
Di tengah tengah uji coba bus tersebut, beberapa titik halte atau rambu stop bus BTS masih ditemukan beberapa kendaraan yang parkir tepat di depan halte tersebut. Hal ini membuat bus yang beroperasi sedikit mengalami kendala ketika ingin stop sesuai haltenya. Kemudian beberapa titik halte juga masih ada yang terhalang oleh rindang pohon dipinggir jalan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan, Adwar Skenda Putra mengatakan, bahwa bus ini masih uji coba selama 6 bulan, dan hingga saat ini sosialisasi masih akan terus dilakukan, serta untuk pembaharuan halte bus stopnya.
“Jadi nanti kita juga akan melengkapi rambu yang ada untuk bus tersebut,” kata pria yang akrab disapa Edo ketika diwawancarai wartawan, Selasa (9/7/2024).
Menurut Edo, bahwa memang seharunya ada rambu stop di halte tersebut, dan mark line untuk mengetahui rutenya serta scan barcode untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran.
Selain itu, Dishub Balikpapan akan mendorong dan melakukan sosialisasi untuk pengguna kendaraan yang parkir sembarangan.
“Jadi jangankan rambu dilarang stop, rambu dilarang parkir aja mereka parkir, apalagi rambu untuk bus stop,” ujarnya.
Oleh karena itu, Dishub akan bekerja sama dengan pihak Satlantas untuk melakukan peneguran dan penertiban. Sembari melakukan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. (Djo)











