Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Muhammad Taqwa, menegaskan pentingnya peran pemuda beradab dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Hal tersebut ia ungkapkan saat menghadiri sekaligus membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pemuda Hidayatullah Balikpapan pada Sabtu (9/11/2024). Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus Induk Hidayatullah, kawasan Gunung Tembak, Balikpapan Timur.
Taqwa mengapresiasi semangat yang diusung Rakerda Pemuda Hidayatullah Balikpapan kali ini. Tema “Konsolidasi Progresivitas Pemuda Yang Beradab Menuju Indonesia Emas 2045”, selaras dengan visi membangun Indonesia yang tangguh, berdaulat, dan mandiri.
“Progresivitas Pemuda yang Beradab’ adalah gagasan luar biasa. Banyak organisasi yang progresif, tetapi sering melupakan adab. Semangat ini harus menjadi contoh bagi organisasi lain,” paparnya.
Ia melanjutkan, “Tagline ini sejalan dengan cita-cita bangsa untuk menjadi garda terdepan, negara yang besar, dan mampu berdiri di atas kaki sendiri.”
Mencermati itu, Taqwa menekankan kepada generasi muda agar berperan aktif dalam pembangunan. Pemuda harus mampu mengisi kemerdekaan dengan kontribusi nyata dan menjaga etika dalam setiap langkah.
“Konsolidasi pemuda yang beradab menjadi fondasi penting bagi tercapainya visi Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Taqwa juga mengingatkan tantangan generasi muda saat ini mulai dari perubahan global, hingga krisis moral. Kemudian tantangan dalam negeri semisal, korupsi dan kesenjangan sosial.
“Jika pemuda memiliki adab yang kuat, mereka dapat menghadapi tantangan ini dengan lebih baik,” sambungnya.
Politisi Gerindra ini berharap kesempatan ini memotivasi para pemuda untuk memperkuat peran sebagai agen perubahan. Ia mendorong partisipasi aktif pemuda dalam sektor-sektor strategis antara lain, pendidikan, teknologi, dan lingkungan.
“Pemuda harus berani mengambil peran sesuai keahlian masing-masing. Dengan begitu, kemajuan bangsa bisa terwujud lebih cepat,” ujarnya.
Di akhir acara, Taqwa menggarisbawahi pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan membangun jaringan kolaboratif di antara pemuda.
“Saya percaya, dengan kolaborasi yang berlandaskan adab, kita bisa menciptakan Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera,” tutupnya. (yor/Adv/DPRD Balikpapan)













