Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Anggota DPRD Kota Balikpapan, Vera Yulianti, menyerap aspirasi warga melalui kegiatan reses di RT 32, Kelurahan Mekarsari, Balikpapan Tengah, Rabu (13/11/2024).
Reses tersebut menjadi kesempatan bagi ratusan warga Mekarsari, Sumber Rejo, Karang Rejo, Karang Jati, dan Gunung Sari Ilir untuk menyampaikan keluhan dan masukan.
Vera menekankan bahwa reses yang digelarnya bertujuan untuk mendengarkan dan mencatat langsung keluhan serta kebutuhan masyarakat, khususnya di Balikpapan Tengah. Salah satu isu yang menjadi perhatian besar pada kesempatan itu adalah persoalan layanan air bersih.
“Layanan air bersih perlu ditingkatkan karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.
Keluhan warga mengenai gangguan distribusi air mendapat perhatian khusus Vera. Hanya saja, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) sebagai pengampu layanan air bersih, sampai kini masih menghadapi sejumlah kendala.
Satu di antaranya terkait jaringan pipa yang rentan rusak karena termakan usia. Peremajaan dan pemeliharaan jaringan pipa, menurut dia, akan menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas distribusi air agar kembali optimal.
Mencermati persoalan ini, dia berkomitmen mendiskusikan aspirasi bersama unsur kedewanan lainnya hingga berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak terkait.
“Saya akan menjembatani aspirasi warga dan mengawal prosesnya sampai solusi terealisasi,” tegas Vera.
Anggota Dewan Dorong Peningkatan Kapasitas Pelaku UMKM
Selain layanan air bersih, Vera juga mencatat aspirasi warga tentang infrastruktur jalan lingkungan dan kebutuhan ruang terbuka.
“Beberapa warga juga mengeluhkan kondisi jalan lingkungan dan lapangan yang membutuhkan perhatian,” tambahnya.
Tidak hanya itu, Vera juga memberi atensi penuh pada upaya pengembangan usaha mikro. kecil, menengah (UMKM) yang belum optimal. Salah satu yang menjadi kendala atas upaya tersebut yakni, minimnya sosialisasi, terutama terkait dengan informasi pembinaan dan pelatihan pelaku usaha.
“Padahal, banyak pelaku UMKM, khususnya di Balikpapan Tengah yang memerlukan pembinaan dan peningkatan kapasitas,” terangnya.
Penguatan kapasitas pelaku UMKM, baik dari segi manajerial dan peningkatan kualitas produk menjadi langkah penting. Strategi ini, menurutnya akan menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat, yang pada akhirnya ikut mendorong pertumbuhan ekonomi kota.
Dengan mendengarkan dan menghimpun aspirasi langsung dari masyarakat, Vera Yulianti berharap upaya legislasi dan pengawasan dewan akan memberi dampak nyata. (yor/Adv/DPRD Balikpapan)













