Anggota DPRD Balikpapan Serukan Kolaborasi Masyarakat dalam Melawan Peredaran Narkoba

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Masalah peredaran narkoba yang terus berkembang di Kalimantan Timur, khususnya Kota Balikpapan, menjadi perhatian serius Komisi IV DPRD Balikpapan. Anggota DPRD, Sufyan Jufri, menegaskan pentingnya sinergi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah untuk membentengi generasi muda dari bahaya narkoba yang semakin mengancam masa depan.

“Keluarga adalah garda terdepan dalam membentuk karakter anak-anak kita. Orang tua harus lebih aktif memantau pergaulan anak-anak mereka dan memberikan pemahaman yang benar tentang bahaya narkoba,” kata Sufyan, Selasa (25/2/2025).

Sufyan menilai sekolah juga memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran akan bahaya narkoba. Ia menyarankan agar sekolah tidak hanya menjadi pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat edukasi antinarkoba. Guru, menurutnya, perlu dibekali pelatihan khusus untuk mengenali tanda-tanda awal siswa yang mungkin terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Sekolah harus bekerja sama dengan orang tua dan masyarakat untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh tentang bahaya narkoba. Selain itu, pemerintah harus mendukung program yang meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan narkoba,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sufyan menggarisbawahi pentingnya kerja sama masyarakat dengan aparat penegak hukum dalam melaporkan aktivitas yang mencurigakan terkait narkoba. Langkah ini, menurutnya, akan membantu mempersempit ruang gerak pelaku peredaran narkoba di lingkungan masyarakat.

“Kita harus bergerak bersama, mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat, hingga aparat penegak hukum. Jangan biarkan narkoba merusak lingkungan dan masa depan generasi muda kita,” tegasnya.

Sufyan juga menyerukan agar pemerintah daerah meningkatkan dukungan terhadap program-program pencegahan narkoba, seperti sosialisasi, seminar, dan kampanye yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Dengan langkah-langkah kolaboratif ini, Sufyan berharap peredaran narkoba di Balikpapan dan Kalimantan Timur dapat diminimalisir. Kesadaran kolektif dari semua pihak diharapkan mampu menjaga generasi muda agar tumbuh dengan sehat dan bebas dari ancaman narkoba.

“Generasi muda adalah aset bangsa. Mari kita jaga mereka dengan menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas narkoba,” tutup Sufyan. (*/ADV/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *