Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyampaikan bahwa serapan fisik dan keuangan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan tahun 2024 telah mencapai target yang ditetapkan. Meskipun demikian, beberapa kendala dalam pelaksanaannya tetap menjadi perhatian pemerintah.
“Secara umum, serapan fisik dan keuangan sesuai target. Namun, ada beberapa kendala yang kami upayakan solusinya. Kami berbagi informasi dan pengalaman terkait hambatan yang dihadapi agar pengawasan ke depannya semakin baik,” ujarnya kepada wartawan pada Jumat (2/5/2025).
Bagus menegaskan bahwa untuk APBD 2025, Pemerintah Kota Balikpapan telah menetapkan target yang sama dengan harapan agar pelaksanaan anggaran berjalan lancar tanpa penundaan di akhir tahun. Evaluasi menyeluruh terhadap perangkat daerah pun dilakukan untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal.
“Kami tidak ingin realisasi anggaran di akhir tahun terkesan tergesa-gesa. Semua perangkat daerah dievaluasi, bahkan yang sudah menunjukkan kinerja baik sekalipun, agar mereka bisa menjadi teladan bagi OPD lainnya,” tambahnya.
Dalam upaya mempercepat pelaksanaan proyek, Pemerintah Kota Balikpapan telah melaksanakan proses lelang dini sejak Januari 2025. Bagus juga menjelaskan bahwa efisiensi anggaran yang dilakukan sebelumnya tidak berdampak signifikan terhadap pembangunan infrastruktur.
“Efisiensi anggaran memang ada, tapi itu tidak mengganggu pembangunan. Kami memastikan proyek-proyek infrastruktur yang menggunakan APBD murni dapat selesai sesuai jadwal, dan kami targetkan semua rampung pada Juli,” jelas Bagus.
Ia menambahkan bahwa berbagai proyek pembangunan sudah kembali berjalan sejak April hingga Mei ini, melibatkan sejumlah perangkat daerah seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).
“Proyek-proyek fisik sudah mulai berjalan di berbagai dinas dan merata di semua kecamatan. Jumlah proyeknya sangat banyak, meskipun saya tidak hafal secara detail,” tutupnya.
Langkah strategis ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam menjaga realisasi anggaran yang efektif dan transparan, sekaligus memastikan pembangunan kota terus berlanjut sesuai dengan perencanaan. (ADV/Diskominfo Balikpapan)







