Pembangunan Pasar Induk Balikpapan Dimulai, Tahap Awal Fokus Master Plan dan DED

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perdagangan (Disdag) mulai menyiapkan pembangunan Pasar Induk yang berlokasi di Kilometer 5,5, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara. Saat ini, proyek tersebut tengah memasuki tahap penyusunan master plan dan proses lelang Detail Engineering Design (DED).

Kepala Disdag Kota Balikpapan, Haemusri Umar, mengatakan bahwa penyusunan DED diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp600 juta lebih. “Saat ini masih proses lelang master plan, mudah-mudahan segera ada pemenangnya. Anggaran itu khusus untuk pembuatan DED, karena lahan yang dikelola cukup luas,” jelas Haemusri kepada wartawan, Rabu (20/8/2025).

Haemusri menambahkan, pembangunan Pasar Induk ini bertujuan untuk memindahkan aktivitas bongkar muat dan distribusi pangan yang selama ini terpusat di Pasar Pandansari. Menurutnya, kondisi tersebut sering menimbulkan kepadatan kendaraan besar di dalam kota.

“Selama ini bongkar muat komoditas pangan dilakukan di Pasar Pandansari. Dengan adanya Pasar Induk, distribusi akan lebih terpusat sehingga kendaraan besar tidak lagi masuk ke dalam kota,” ujarnya.

Selain berfungsi sebagai pusat distribusi, Pasar Induk juga akan dilengkapi sarana pergudangan modern. Hal ini penting mengingat Balikpapan hanya memiliki sekitar 10 persen lahan yang bisa dioptimalkan sebagai daerah pangan.

“Dengan adanya gudang, pemerintah bisa membeli langsung dari daerah penghasil dan menyimpannya. Jadi ketika terjadi inflasi, pemerintah dapat mengeluarkan stok untuk menjaga stabilitas harga, seperti beras misalnya,” tutur Haemusri.

Ia menegaskan, konsep Pasar Induk akan dirancang menyerupai pasar tumpah yang dipadukan dengan fasilitas pergudangan. Nantinya, seluruh distributor pangan di Balikpapan diwajibkan memanfaatkan fasilitas tersebut.

“Gudang yang dibangun akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti cold storage dan lainnya. Ini untuk memastikan distribusi pangan lebih tertata,” tambahnya.

Untuk tahap awal, pembangunan Pasar Induk masih sebatas DED yang masuk dalam APBD Perubahan 2025. Sedangkan pembangunan fisik diperkirakan akan dilakukan secara bertahap atau multi-years sesuai ketersediaan anggaran. (ADV/Diskominfo Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *