Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, dengan tegas menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan untuk tidak menambah cuti di bulan April dan Mei. Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal, mengingat banyaknya hari libur nasional yang telah jatuh di bulan April.
Menurut Rahmad, berdasarkan pengamatannya bersama Sekretaris Daerah, jumlah hari libur yang cukup banyak di bulan April berpotensi mengurangi efektivitas pelayanan publik. Oleh karena itu, ia menilai jatah cuti bersama yang telah diberikan sejak awal Ramadan hingga setelah Idulfitri sudah sangat memadai.
“Setelah saya melihat kalender bersama Pak Sekda, ternyata di bulan April ini cukup banyak hari libur. Artinya, jam pelayanan terhadap masyarakat pasti akan berkurang. Jadi, saya minta tidak ada lagi cuti tambahan,” ujar Rahmad pada Rabu (9/4/2025).
Selain mengingatkan ASN untuk tidak menambah waktu libur, Rahmad menyoroti pentingnya peran ASN sebagai teladan dalam kedisiplinan dan etika kerja. Ia mengingatkan bahwa di era keterbukaan informasi dan media sosial, setiap tindakan ASN dapat dengan mudah diketahui publik.
“ASN adalah contoh bagi masyarakat. Di era globalisasi dan media sosial saat ini, semua gerak-gerik kita bisa diketahui publik, bahkan saat tidur pun bisa terekam,” ujarnya dengan nada serius.
Rahmad juga mengajak ASN untuk mempertahankan semangat positif yang telah terbangun selama Ramadan, seperti menjaga perilaku, menahan emosi, serta meningkatkan empati dan kepedulian sosial. Ia berharap, semangat Ramadan dapat menjadi dasar dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
“Jadikan hari-hari ke depan seperti Ramadan. Jaga hati, jaga perasaan orang lain, jaga mulut, dan jaga hawa nafsu yang bisa merugikan. Itu semua bagian dari tugas kita,” tambahnya.
Dengan arahan ini, Rahmad berharap ASN dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan pemerintahan yang disiplin, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia percaya, kedisiplinan ASN akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik di Balikpapan.
“Cuti kita sudah cukup panjang. Sekarang saatnya kembali fokus pada pelayanan masyarakat, memastikan kebutuhan mereka terpenuhi, dan meningkatkan kepercayaan terhadap pemerintah,” tegasnya.
Langkah tegas Wali Kota Rahmad Mas’ud ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Balikpapan untuk terus mengedepankan pelayanan yang berkualitas, meskipun di tengah tantangan jumlah hari libur yang banyak dalam satu bulan. (yud/ADV/Diskominfo Balikpapan)







