Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menyampaikan pihaknya siap memfasilitasi dan mendukung penuh langkah awal Caretaker KONI Balikpapan dalam menata kembali organisasi olahraga di kota ini.
Salah satu bentuk dukungan tersebut yakni menyediakan tempat untuk pelaksanaan pertemuan antara caretaker dan seluruh pengurus cabang olahraga (cabor).
“Disparpora akan memfasilitasi dan mendukung penuh agenda tersebut. Harapannya, seluruh cabor hadir agar bisa menyampaikan aspirasi dan masukan,” ujar Ratih usai menerima audiensi pengurus KONI Balikpapan di Kantor Disparpora, Rabu (8/10/2025) pagi.
Audiensi tersebut dilakukan oleh Caretaker Ketua KONI Balikpapan, Tommy Ghozali, bersama jajarannya untuk melaporkan secara resmi penunjukan dirinya sebagai pimpinan sementara organisasi olahraga tersebut. Penunjukan itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) KONI Kaltim Nomor 60 Tahun 2025 yang mulai berlaku sejak 7 Oktober 2025.
Usai audiensi, Tommy menjelaskan langkah awal yang akan ditempuh adalah menggelar pertemuan dengan para pengurus cabor. Pertemuan itu akan menjadi dasar untuk menentukan waktu pelaksanaan rapat kerja (raker), yang nantinya menjadi tahapan menuju Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) KONI Balikpapan.
“Besok pertemuan dengan cabor diagendakan. Mereka yang menentukan kapan raker dilaksanakan. Dari situ baru akan dibahas hal-hal teknis seperti penetapan waktu dan persyaratan menuju Musorkotlub,” jelas Tommy.
Terkait target waktu penyelenggaraan Musorkotlub, Tommy menyebut prosesnya bisa berlangsung cepat jika hanya ada satu calon ketua. “Kalau hanya satu calon, tiga sampai empat hari sudah cukup karena proses verifikasi mudah. Tapi kalau lebih dari satu calon, bisa sampai 14 hari karena harus membentuk Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP). Yang jelas, semakin cepat semakin baik,” ujarnya.
Saat ini, terdapat 66 cabor aktif di bawah naungan KONI Balikpapan. Tommy berharap seluruhnya bisa hadir dalam pertemuan perdana tersebut agar proses penetapan Raker hingga Musorkotlub berjalan lancar dan transparan.
Sementara itu, Ratih menambahkan bahwa tahun ini Balikpapan juga tengah fokus mendukung pelaksanaan Babak Kualifikasi (BK) Porprov menuju Paser 2026. Ia menyebut sekitar 15 persen cabor sudah menyelesaikan tahap kualifikasi tersebut.
“Kegiatan BK Porprov kami fasilitasi sepenuhnya melalui anggaran perubahan tahun ini,” tutup Ratih. (yud/ADV/DPOP Balikpapan)













