Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Puskesmas Kariangau terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sejalan dengan visi “Mewujudkan kemandirian masyarakat Kelurahan Kariangau untuk hidup bersih dan sehat dengan pelayanan yang bermutu, prima, profesional, dan simpatik.”
Kepala Puskesmas Kariangau, dr. Nur Ayu Hasanah, mengatakan, pihaknya berkomitmen menjalankan misi peningkatan kinerja puskesmas melalui sistem manajemen mutu, peningkatan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat, serta mendorong peran kader dan masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Antusias masyarakat terhadap pelayanan puskesmas saat ini sudah meningkat. Fasilitas dan layanan kami juga terus bertambah, meskipun masih ada beberapa yang belum tersedia sepenuhnya,” ujarnya, Selasa (11/11/2025)
Hingga Oktober 2025, tercatat 16.230 kunjungan pasien umum di Puskesmas Kariangau. Selain itu, kerja sama dengan BPJS Kesehatan tetap berjalan seperti biasa tanpa perubahan kebijakan signifikan.
Pelayanan dan Sumber Daya Manusia Meningkat.
Menurut dr. Ayu, jumlah tenaga medis juga mengalami peningkatan. “Kalau dulu saya hanya sendiri sebagai dokter umum, sekarang sudah ada tambahan tiga dokter PNS dan satu dokter P3K yang melayani di siang hari. Untuk malam hingga pagi masih kosong, tapi jika ada pasien darurat tetap kami layani,” jelasnya.
Ia menambahkan, pelayanan di luar jam kerja dikenakan tarif umum, karena tenaga medis sudah memenuhi ketentuan 40 jam kerja per minggu sesuai aturan. “Kalau pasien datang malam hanya untuk batuk pilek atau demam ringan, kami arahkan datang pagi hari. Selain lebih lengkap pelayanannya, pagi juga ada program skrining dan penyuluhan,” tuturnya.
Dinas Kesehatan Kota Balikpapan menunjuk Puskesmas Kariangau bersama Puskesmas Karang Joang sebagai percontohan program Integrasi Layanan Primer (ILP).
Komitmen tinggi terhadap pelayanan BPJS Kesehatan membuat Puskesmas Kariangau meraih juara 3 kategori fasilitas kesehatan berkomitmen pada 2024.
“Kami berusaha memenuhi semua indikator penilaian dari BPJS, seperti sosialisasi mobil JKN, peningkatan kontak dengan peserta, serta pengelolaan pasien hipertensi dan diabetes. Kami juga menyediakan layanan telekonsultasi dan layanan WhatsApp agar masyarakat tetap bisa berkonsultasi di luar jam operasional,” terang dr. Ayu.
Puskesmas Kariangau juga aktif melakukan edukasi kepada masyarakat sehat, tidak hanya kepada pasien sakit.
“Peserta JKN yang kami sapa bukan hanya yang datang berobat, tapi juga yang ditemui di posyandu, sekolah, maupun saat penyuluhan. Jadi pendekatan kami lebih menyeluruh,” imbuhnya.
dr. Nur Ayu Hasanah telah bertugas di Puskesmas Kariangau sejak 2011 dan resmi menjabat sebagai Kepala Puskesmas pada 27 November 2023. Tahun ini, ia menandai dua tahun masa kepemimpinannya.
“Kami akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan yang profesional dan simpatik, agar masyarakat Kariangau semakin mandiri dalam menjaga kesehatannya,” pungkasnya. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)







