Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dimanfaatkan DPRD Kota Balikpapan sebagai momentum untuk mengevaluasi kualitas layanan kesehatan sekaligus mendorong penguatan sistem kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan publik.
Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menegaskan bahwa meski sejumlah peningkatan telah terlihat, masih banyak aspek pelayanan yang perlu diperbaiki agar masyarakat mendapatkan layanan yang lebih optimal.
Alwi menyampaikan, HKN bukan sekadar seremoni, tetapi pengingat bahwa penyediaan layanan kesehatan yang berkualitas membutuhkan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat, namun juga mengakui bahwa kualitas fasilitas dan pelayanan medis memiliki peran besar dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat.
“Pemerintah sudah berupaya maksimal, tetapi pelayanan kesehatan harus terus dievaluasi. Ada peningkatan, namun masih banyak hal yang perlu dibenahi,” ujarnya usai mengikuti upacara HKN di Halaman Balai Kota Balikpapan, Rabu (12/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyebut bahwa pemerintah telah menunjukkan komitmen melalui program BPJS gratis yang telah berjalan lebih dari tiga tahun. Namun menurutnya, kebijakan ini harus diimbangi dengan mutu layanan yang sepadan di rumah sakit maupun puskesmas.
Terkait kualitas pelayanan, Alwi menilai beberapa puskesmas dan rumah sakit sudah menunjukkan perbaikan, mulai dari fasilitas hingga responsivitas petugas. Meski begitu, ia tak memungkiri masih ada keluhan masyarakat terkait antrean panjang, keterbatasan ruang rawat, hingga kurangnya tenaga medis di beberapa titik.
“Masyarakat jangan ragu melaporkan jika ada kendala. DPRD, khususnya Komisi IV, siap menindaklanjuti agar layanan benar-benar sesuai harapan,” tegasnya.
Ia menambahkan, DPRD akan terus mendorong pemerintah memperkuat fasilitas kesehatan, memperluas kapasitas pelayanan, serta meningkatkan kompetensi tenaga medis. Upaya ini dinilai krusial untuk mendukung transformasi layanan kesehatan menuju sistem yang lebih modern, responsif, dan humanis.
Alwi menegaskan bahwa penguatan layanan kesehatan harus menjadi agenda prioritas, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang cepat, ramah, dan berkualitas.
“Tujuan akhirnya jelas: memastikan warga Balikpapan mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, aman, dan bermutu,” pungkasnya. (ADV/DPRD Balikpapan)











